Sleman,

Infonews871.com-
Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Sleman

menyelenggarakan kegiatan Training Jurnalisme Warga di Aula Kalurahan Sendang Agung, Kapanewon Minggir, Sleman pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan Desa Prima, Desa Preneur, Desa Budaya, Desa Wisata, Karang Taruna, PKK, hingga kader Posyandu.
Hadir dalam acara tersebut Panewu Minggir Dewanto Tri Nugroho, S.H., Lurah Sendang Agung Heru Prasetya Wibowo, S.E., M.I.P., serta sejumlah narasumber antara lain Ketua IWO Indonesia DPD Sleman Yupiter Ome, Rambat Kristiyanto, S.T. dari Katalis Narasi Indonesia, dan Dani Ibnu Alfatoni, S.Or., Founder Isotronik. Turut serta pula pengurus dan anggota IWO Indonesia DPD Sleman.
Ketua penyelenggara, Suharmanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi pintu lahirnya jurnalis warga yang kompeten di desa.
“Harapannya, informasi positif dan inspiratif dapat disebarkan dari masyarakat, oleh masyarakat. Dengan begitu, desa memiliki kekuatan dalam membangun citra dan peradaban melalui tulisan,” ujarnya.
Sementara itu, Panewu Minggir Dewanto Tri Nugroho mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial.
“Kapanewon Minggir berada jauh dari kota Jogja dalam kondisi yang aman. Namun, saya mengajak seluruh warga untuk berhati-hati dalam bermedsos. Pahami dahulu sebelum membagikan informasi agar tidak terjadi kesalahan,” pesannya.
Lurah Sendang Agung Heru Prasetya Wibowo juga mengapresiasi langkah IWO Indonesia dalam mendorong literasi media di masyarakat.
“Saat kita ingin meng-upgrade kualitas warga, kegiatan ini sangat penting. IWO ikut mencerdaskan masyarakat. Harapan kami, setiap organisasi di desa bisa menuliskan kegiatannya dengan baik dan menarik. Pemerintah kalurahan siap memfasilitasi,” terangnya.
Sebagai informasi, Kapanewon Minggir berada di sebelah barat Kabupaten Sleman dan berbatasan dengan Kabupaten Magelang serta Kulon Progo. Salah satu desanya, yaitu Sendang Agung, telah meraih predikat Desa Mandiri Budaya dengan berbagai penghargaan. Desa ini memiliki 15 dusun dan dikenal aktif dalam berbagai program pembangunan berbasis budaya dan masyarakat.
Diakhir acara, panitia menyerahkan sertifikat pelatihan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus menulis serta mengembangkan jurnalisme warga di lingkungannya.
(Hem)
Komentar
Belum ada komentar !