
Yogyakarta – Infonews871.com-
Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kalimantan Tengah Yogyakarta (HPMKT-YK) bersilaturahmi dengan Jejaring Ruang Tamu Jogja Istimewa (RTJI) di kediaman Dr. Haryadi Baskoro, Baciro, Kota Yogyakarta. Pertemuan ini bertepatan dengan momentum 13 tahun Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (UUK DIY) yang jatuh pada 31 Agustus 2025.
Rombongan HPMKT-YK yang dipimpin Ketua Umum Nathanael Ivan Pratama hadir bersama tokoh pemuda dan mahasiswa Kalteng di DIY, di antaranya Oka (Ketua Asrama Putra Kalteng Yogyakarta), Tovan Ringkan (mantan Ketua Umum HPMKT), serta Annisa RM (Ketua Asrama Putri Kalteng Yogyakarta).
Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dr. Haryadi Baskoro selaku pakar Keistimewaan Yogyakarta, didampingi Pulung WP dari HP Management & consultants dan fotografer Silis Boom. Sebagai bentuk apresiasi, Haryadi memberikan buku karyanya berjudul Kuliah Keistimewaan Yogya.
“Setiap daerah pasti memiliki keistimewaannya masing-masing. Keistimewaan itu tidak harus berupa status hukum seperti DIY, tetapi juga dalam keunggulannya masing-masing,” ujar Dr. Haryadi. Dalam kesempatan itu, Ketua HPMKT-YK Nathanael Ivan Pratama menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengkaji isu-isu strategis pembangunan di Kalimantan Tengah. Ia berharap terjalin sinergi dengan pakar dan jejaring akademisi di Yogyakarta.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Haryadi menyatakan dukungannya dan berencana melibatkan Ketua Dewan Pendidikan Provinsi DIY, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, untuk bersama HPMKT mendiskusikan isu-isu pendidikan di Kalteng. Hasil kajian tersebut akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan (policy brief) yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembangunan pendidikan di bawah kepemimpinan Gubernur baru Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran.(Hermàn)
Komentar
Belum ada komentar !