DPP FORKABI Soroti Dugaan Intervensi Drama MusdaVI : Dari Gedung Kesenian Rawa Buaya Berakhir di Rumah Besar Aditya


Jakarta INFONEWS TERKINI - 

Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD FORKABI Jakarta Barat yang semula dijadwalkan berlangsung di Gedung Kesenian Rawa Buaya, Jakarta Barat, akhirnya diselenggarakan di Rumah Besar Aditya setelah terjadi perubahan lokasi pada hari pelaksanaan.(21 Juli 2026). 

Perubahan tempat tersebut dinilai DPP FORKABI memiliki kemiripan dengan peristiwa saat Musyawarah Besar (Mubes) VI DPP FORKABI yang sebelumnya direncanakan di Bumi Perkemahan Cibubur namun kemudian dipindahkan ke Depok.

Menurut jajaran DPP FORKABI, dua peristiwa tersebut menunjukkan adanya pola yang sama. Mereka mengklaim perubahan lokasi terjadi akibat adanya intervensi dari oknum yang diduga berkaitan dengan pendukung Gubernur DKI Jakarta melalui pemanfaatan aparatur pemerintah daerah untuk melarang penggunaan lokasi kegiatan. Hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut.

Ketua Umum DPP FORKABI, H. A. Azran, S.E., disebut merasa sangat kecewa atas kembali terjadinya perubahan lokasi kegiatan organisasi. Namun demikian, ia tetap mengimbau seluruh anggota agar menjaga ketenangan dan tidak terpancing emosi sehingga Musda VI tetap dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Dalam forum Musda VI, Sekretaris Jenderal DPP FORKABI yang juga bertindak sebagai pimpinan sidang, Tahyudin Aditya, menyampaikan keprihatinan mendalam atas perlakuan yang menurutnya diterima organisasi tersebut.

"Kami sangat prihatin terhadap tindakan yang kami nilai arogan dan kasar dari oknum aparatur. Padahal FORKABI merupakan salah satu organisasi yang memberikan dukungan kepada Pramono Anung dalam Pilkada DKI Jakarta. Kami berharap pemerintah memperlakukan seluruh organisasi masyarakat secara adil sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Tahyudin Aditya mengumumkan bahwa DPP FORKABI akan melaksanakan pelantikan kepengurusan pada 25 Juli 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Ia berharap agenda tersebut dapat berlangsung tanpa hambatan. Menurutnya, apabila kembali terjadi gangguan terhadap penyelenggaraan kegiatan organisasi, DPP FORKABI khawatir situasi di lapangan sulit dikendalikan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menghormati hak organisasi dalam melaksanakan kegiatan yang sah menurut hukum.

Tahyudin juga menegaskan bahwa kepengurusan DPP FORKABI di bawah Ketua Umum H. A. Azran, S.E., merupakan kepengurusan yang telah memperoleh pengesahan sesuai Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sehingga memiliki hak yang sama untuk menjalankan seluruh aktivitas organisasi sebagaimana dijamin peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua DPD FORKABI Jakarta Barat terpilih, Mat Robin, menyatakan kesiapan jajarannya menjalankan seluruh keputusan organisasi. Ia juga menegaskan bahwa kader dan anggota FORKABI Jakarta Barat siap mengikuti arahan pimpinan organisasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam kegiatan organisasi yang sah dan sesuai ketentuan hukum.

Musda VI DPD FORKABI Jakarta Barat akhirnya tetap terlaksana meski harus berpindah lokasi. Perubahan venue tersebut menjadi perhatian peserta Musda dan menambah dinamika perjalanan organisasi menjelang agenda pelantikan DPP FORKABI yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.

Red : Surya Winata sianturi

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka