Belum Genap Satu Bulan Proyek Pengaspalan Jalan Penghubung Pagedongan Pesangkalan Sudah Grepes Grepes Diduga Dikerjakan Dengan Asal Jadi, Pihak Terkait Harus Tegas Segera Turun Kelapangan Guna Evaluasi


BANJARNEGARA INFONEWS TERKINI                       Proyek pembangunan pengaspalan jalan   kabupaten penghubung desa Pagedangan dengan desa Pesangkalan kecamatan Pagedongan yang menggunakan Anggaran Dan APBD Rp478,779 600,- yang kerjakan oleh pihak CV MAHARANI Banjarnegara menjadi sorotan warga sekitar dan penguna jalan  bahkan proyek pengaspalan yang baru saja selesai belum ada dua bulan ini pun juga menjadi sorotan publik.

Sorotan tersebut tertuju kepada hasil dan kwalitas pengerjaan yang dilakukan pihak pelaksana yang dalam melaksanakan pekerjaannya diduga dikerjakan dengan asal jadi tanpa mengutamakan kwalitas hasil pekerjaan.

Dugaan tersebut muncul dan banyak diperbincangkan warga sekitar maupun pengguna jalan dan publik atas adanya sejumlah titik  kondisi aspal yang Baru saja selesai dikerjakan sudah banyak yang terkelupas alias tidak merekat kuat.

Selain dari pada pengaspalan terdapat pula dalam pengerjaan Pembuatan saluran air (drainase) yang diduga dikerjakan tidak fuul hingga titik awal hingga akhir dari panjang drainase. bahkan tampak pihak pelaksana memanfaatkan  bangunan drainase yang lama.

Selanjutnya awak media pada Senin (31/8/2026) mencoba melakukan konfirmasi melalui sambungan telpon dan pesan WhastApp namun pihak terkait tersebut menyampaikan 

"Nanti direksi cek lagi, dan karena masih masa pemeliharaan msnjadi tanggung jawab penyedia, "jelasnya dengan singkat.

Sejumlah warga sekitar yang sedang melakukan aktifitas disekitar jalan Senin (31/8/2026)  saat ditemui wartawan di lokasi proyek mengungkapkan, "Iya pak,.   "Iya ini kok aspal baru saja selesai dikerjakan sudah pada seperti ini,     "Padahal rung suwe loh rampung digarap rung ana sewulan (belum ada sebulan selesai dikerjakan),  "eee sudah banyak yang grepes grepes, "bagaimana ini mutu pekerjaannya. "kita mah berharap agar pihak terkait khususnya pihak DPUPR pemkab Banjarnegara segera meninjau hasil dari pada pekerjaan pihak pelaksana proyek pengaspalan ini. "kalau seperti ini  harus dievaluasi kembali,   "kan ini menggunakan APBD,   "Ya harus betul betul bagus APBD kan juga uang rakyat.  "Ucapnya dengan nada kecewa

Masih di lokasi area yang sama Sejumlah warga sekitar dan pengguna jalan yang rata rata enggan menyebutkan namanya saat ditemui wartawan mengungkapkan terkait banyaknya  keluhan warga  atas pembangunan drainase yang puluhan meter dilewati,     "padahal kan semestinya anggaran buat drainase itu fuul Samapi Bawah, "eee kenapa yang lama di lewatin  "dan hanya bagian bawah yang di perbaiki, "ungkap sejumlah warga  pada wartawan.

Salah satu pengguna jalan saat ditemui wartawan pun juga menyoroti hasil dari pekerjaan pihak pelaksana yang kurang maksimal,.  "diduga banyak titik pengaspalan yang tipis,.   "kalau hasilnya seperti ini,. "betul betul gak maksimal,   "kan ini belum ada satu  bulan sudah banyak aspal yang grepes grepes,  "kita berharap pihak PUPUR turun cek kembali dan ini harus dievaluasi,  "Angaran Rp 478,779 600,kan tidak sedikit itu,   "masa pengerjaannya seperti itu ."ucapnya dengan nada kecewa.

Sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek belum dapat di hubungi dan di konfirmasi,

Pihak  terkait,diharapakan pihak terkait mengevaluasi atas beberapa keluhan mayarakat sekitar proyek pengaspalan dan drainase pada akses jalan penghubung Pagedongan Pesangkalan.

Red  Tim investigasi innews


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka