- Oleh Infonews871
- 18, Aug 2026
BANJARNEGARA- INFONEWS TERKINI :. Adanya keluhan warga terkait persoalan bau dan pengelolaan limbah di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Wangunrejo, Kecamatan Banyuurip, Akhirnya Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Purworejo akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur SPPG akan diperketat.
Korwil SPPG Kabupaten Purworejo, Wahyu, saat di konfirmasi wartawan menyampaikan bahwa, "Setiap SPPG yang sistem IPAL-nya belum memenuhi ketentuan baku mutu air limbah, Pihaknya akan mendorong mereka untuk segera melakukan pembenahan.
Menurut Wahyu, Selain perbaikan teknis, "Pengelola dapur SPPG juga akan diarahkan melakukan pengujian laboratorium. "Langkah tersebut kami lakukan dan diperlukan untuk mengetahui secara objektif, "apakah air limbah hasil pengolahan telah memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan.atau tidak? "jelas Wahyu.
“Langkahnya, "kami akan dorong supaya dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu terhadap baku mutu air, "Tegas Wahyu.
Wahyu juga menambahkan, "Pengujian laboratorium tidak serta-merta dilakukan sesaat setelah perbaikan IPAL.
"Pengelola terlebih dahulu diberikan waktu untuk menjalankan sistem IPAL yang telah diperbaiki sesuai rekomendasi dari instansi lingkungan hidup. “Iya, untuk IPAL tersebut setelah tiga bulan baru dilakukan uji laboratorium. "Dan kemarin baru saja dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi dari LH. "Nah, "setelah tiga bulan baru diuji lab, ”Ungkap Wahyu saat di konfirmasi wartawan.
Selanjutnya Wahyu juga menegaskan,. "Hasil pengujian laboratorium nantinya akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan langkah selanjutnya. "DAN apabila hasil pemeriksaan menunjukkan air limbah belum memenuhi baku mutu, "Maka pengelola SPPG akan diarahkan kembali melakukan perbaikan kembali hingga sempurna.
Sekali lagi saya sampaikan "jika tidak lulus baku mutu, Kami arahkan untuk dilakukan perbaikan hingga lolos baku mutu,” Ungkap Wahyu.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan IPAL di dapur SPPG tidak hanya sebatas kelengkapan fasilitas. Sistem pengolahan limbah harus berfungsi secara optimal dan hasil pengolahannya perlu dibuktikan melalui pengujian laboratorium.
Sementara terkait keluhan masyarakat di sekitar SPPG Wangunrejo, hasil uji laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi air limbah yang dihasilkan.
Dengan demikian, penanganan persoalan lingkungan dapat dilakukan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
Pengawasan terhadap IPAL menjadi sangat penting, guna untuk memastikan operasional dapur SPPG tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun gangguan bagi masyarakat sekitar. dan tidak ada keluhan kembali.
Hingga berita ini diterbitkan sejumlah awak media terus akan mengawal jalannya proses pelaksanaan Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Di setiap SPPG yang ada di Kabupaten Purworejo hingga Ketentuan baku mutu air limbah berjalan dengan sempurna.
Red : Tim innews Jateng
Belum ada komentar.