- Oleh Infonews871
- 29, Jul 2026
BANJARNEAGARA INFONEWS TERKINI . Salah satu karyawan mekanik di Utama Bersaudara yang bergerak dibidang cucian pasir saat di temui wartawan dilokasi tempat ia. bekerja yaitu di cucian pasir Utama Bersaudara pada Senin (11/8/2026) kepada wartawan menjelaskan,
"Terkait limbah cucian pasir yang ada di wilayah Masaran, "untuk saat ini kita sistem limbahnya sistem sirkulasi. "Sehingga untuk mengalirkan limbah itu kami sudah berupaya untuk sirkulasi, "dan sirkulasi tersebut dengan membuat kolam-kolam untuk proses sirkulasi,limbah cair dar cucian pasir.
"jadi selama ini tidak ada yang mengalir ke sungai dalam keadaan langsung dan keruh pekat, disini ditempat kami limbah tersebut mengalir melalui beberapa tahapan sirkulasi, "Kemudian terkait dengan polusi debu kering,
" karena saat ini musimnya musim kemarau, "maka kita berusaha setiap hari selalu ada penyiraman jalan, penyiram. tersebut mulai dari Masaran kidul sampai ke pengusaha restoran Akar mas, " dan Perlu diketahui karena memang dalam hal ini bekerja sama dengan akar Mas, dan juga dengan pihak Bangkit.
Pertumbuhan yang ada di wilayah Masaran untuk limbah cucian pasir mudah-mudahan jadi inspirasi buat temen-temen pengusaha cucian pasir lainnya, "Sehingga limbah cucian pasir tidak membuat sungai jadi keruh pekat atau tercemar, "Untuk yang ada di Masaran di tempat kami ya seperti itu.
"memang dalam hal ini kami perlu tenaga kerja yang ekstra. "Alhamdulillah sampai saat ini semua tetap kondusif limbah keluar area sudah murni air dan aman.
"Menanggapi terkait dengan isu-isu yang selama ini memang beredar, kami berpendapat bahwa, "karena memang kalau diperhatikan, untuk di wilayah kecamatan Purwonegoro kan juga banyak pelaku usaha cucian pasir.
Bahakan sampai saat ini terus menjadi sorotan publik yang paling vital, "namun alhamdulilah di tempat kami di wilayah Masaran ini, " kondisinya seperti ini, "bak penampungan limbah ada dua diatas, "dan mengalir kebawah dan ditampung nak penampungan dibawah, dibawah juga ada dua penampungan untuk tahap sirkulasi limbah pada tahan akhir, sehingga yang terakhir yang mengarah ke sungai sudah bersih.dan aman "Pungkasnya.
Sesuai fakta yang ada Dakui bahwa limbah cucian pasir disejumlah wilayah diduga banyak yang sangat mencemari air sungai, dan hal tersebut terjadi diduga akibat sejumlah pelaku cucian pasir yang diduga nakal, tidak memikirkan apakah limbahnya mencemari sungai atau tidak. apakah air sungai dipergunakan warga atau tidak.
Keruh pekatnya air sungai tersebut diduga akibat pelaku usaha cucian pasir yang kurang tanggap terhadap pencemaran air sungai, sehingga menggangu ekosistem sungai, bahkan hingga berita ini diterbitkan pada Senin (11/8/2026) kondisi air sungai masih banyak yang keruh, keruh nya air sungai tersebut masih diduga dari limbah cucian pasir masih saja Keruh Pekat
Red. Tim innews jateng
Belum ada komentar.