Proyek Pembangunan / Rehabilitasi RKB MTS Sukajaya Diduga Tidak Sesuai Bestek

IMG-20230919-WA0016.jpg

Karawang,Infonews -

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas PUPR Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang merealisasikan kegiatan pembangunan / rehabilitasi (RKB) Ruang Kelas Baru (MTS) Madrasah Tsanawiyah.

Salah satu kegiatan pembangunan yang sedang direalisasikan oleh dinas PUPR Kabupaten Karawang terkait dengan pembangunan/rehabilitasi RKB ruang kelas baru MTS madrasah tsanawiyah yang berlokasi di Dusun Lobang Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang Jawa Barat. 

Namun sayangnya proyek pembangunan / rehabilitasi yang tengah dikerjakan oleh pihak ke 3  CV. RIVANDRA YUDHA ABADI (P 35-34) bersumber anggaran APBD tahun 2023 senilai Rp 189.750.000,00 selama 60 hari kalender.  Diduga tidak sesuai spesifikasi. 

Pasalnya dari pantauan awak media yang datang kelokasi selasa 19/09/2023 jarak ukuran baja ringan untuk bagian atap bangunan dan rangkaian besi behel untuk tiang coran juga kayu kusen-kusen dalam proyek bangunan tersebut "Kurang maksimal. 

Menurut salah seorang warga berinisial nama AD kepada awak media mengatakan. 

"Kami sebagai warga sangat senang dengan adanya proyek pembangunan / rehabilitasi RKB MTS ini, tapi khawatir kalau  pengerjaan pembesiannya kurang maksimal seperti ini, bangunan MTS tidak akan bertahan lama. "katanya

Sementara salah seorang pekerja saat ditanya terkait jarak ukuran besi cincin dalam rangkaian behel dan jarak ukuran besi baja ringan bagian atap proyek dimaksud oleh awak media.

Kang, berapa sentimeter jarak ukuran baja ringan atap yang sesuai spesifikasi dalam pembangunan MTS ini ?....

Kemudian jarak ukuran besi cincin dalam rangkaian besi behel tiang coran diduga renggangnya sangat jauh sekali ?...

Kayu kusen yang digunakan jenis kayu apa, kok sudah pada retak ?... 

Pekerja yang enggan disebutkan namanya menjawab.

"Kami hanya tukang kuli, disuruh bekerjanya seperti ini ya dikerjakan saja pak. "Jawabnya

Ketika ditanya siapa Mandor /pelaksana teknis dan pemborong juga pengawas dari dinasnya ?...

"Mandornya pak kohar orang Pasirjaya,  kalau pemborong dan pengawas dari dinasnya, kami tidak tahu.  " jawabnya. 

Sementara Kohar pelaksana teknis (Mandor)  saat dihubungi melalui via telepon,  no HP nya tidak aktif-aktif. 

Hingga berita ini diterbitkan Mandor dan pemborong juga pengawas dari dinas terkait dalam proyek tersebut belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi dan klarifikasi.

Red

Tags:
Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !