PURBALINGGA-INFONEWS-TERKINI-Warga Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, di gegerkan dengan adanya penemuan jasad seorang pria yang sudah lanjut usia di kolam ikan milik warga setempat pada Senin (17/3/2025) sekira pkl 06.10 WIB.
Diketahui korban adalah laki laki lansia bernama Sumarto (72), seorang pekerja buruh harian lepas yang berdomisili di RT 001 RW 002, Desa Bojanegara,.Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mencari ikan di sekitaran lokasi
Menurut keterangan yang dihimpun awak media dari pihak keluarga, korban, bahwa korban terakhir kali berpamitan pulang pada Minggu (16/3/2025) sekira pkl 16.30 WIB, "Namun, hingga malam hari korban tak kunjung kembali, "sehingga keluarga mulai mencari di sekitar rumah dan di sekitar area persawahan.
Keesokan paginya, seorang saksi, Agus Wilujeng (37), menemukan sosok pria dalam kondisi tertelungkup di dalam kolam ikan, dengan mengenakan kaos hijau—sesuai dengan ciri-ciri pakaian terakhir yang dikenakan oleh korban.
Saksi kemudian menghubungi Agus Maryoto (46), yang kemudian memastikan bahwa jasad tersebut adalah ayahnya. dan selanjutnya pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke pihak APH yaitu Polsek Padamara untuk proses lebih lanjut.
Setelah pihak Polsek mendapatkan laporan maka pihak Polsek dan petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Padamara, dr. Widodo, melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
Adapun dalam pemeriksaan jasat korban tersebut hasilnya sebagai berikut:
1. Terdapat kaku mayat menandakan korban telah meninggal lebih dari enam jam sebelum ditemukan.
2. Luka terbuka 1 cm di bagian rahang kiri serta luka terbuka pada siku tangan kiri
3. Pupil melebar sempurna
Menurut keterangan keluarga,korban, memang korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, " dan belakangan jarang mengonsumsi obat secara rutin. dan dugaan sementara, korban mengalami serangan penyakitnya dan jatuh ke dalam kolam ikan.
Atas kejadian ini, pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah, dan jasad korban telah diserahkan untuk dimakamkan. Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada indikasi tindak pidana dalam kejadian ini.
Red: Madya & Riyanto tim innews jateng
Komentar
Belum ada komentar !