Ketua Komisi XI DPR RI, Minta Rakyat Kencangkan Bayar Pajaknya, Karena Indonesia Harus Bayar Hutang Hampir Rp. 10.000 Triliun.


[Ketua Komisi XI DPR RI, Minta Rakyat Kencangkan Bayar Pajaknya, Karena Indonesia Harus Bayar Hutang Hampir Rp. 10.000 Triliun.]

JAKARTA-INFONEWS TERKINI. 

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mendorong pemerintah untuk memperkuat penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan, sebagai upaya menjaga keberlanjutan kemampuan fiskal dalam memenuhi kewajiban utang yang nilainya terus meningkat dan mendekati Rp10.000 triliun.

la menilai kondisi rasio pembayaran utang (debt service ratio/DSR) Indonesia saat ini perlu mendapat perhatian karena berdasarkan data tahun 2024, sekitar 42,3 persen pendapatan negara telah dialokasikan untuk membayar pokok dan bunga utang. Angka tersebut dinilai berada di atas kisaran ideal yang umumnya berkisar antara 20 hingga 30 persen.

Misbakhun menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan pajak menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan fiskal negara di tengah bertambahnya beban utang. Dengan pendapatan negara yang lebih kuat, pemerintah dinilai akan memiliki ruang yang lebih besar untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan tanpa mengganggu stabilitas keuangan negara.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa penggunaan utang merupakan praktik yang umum dilakukan oleh banyak negara sebagai instrumen pembiayaan pembangunan dan pendorong pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan catatan hingga akhir 2025, total utang pemerintah mencapai Rp9.637,9 triliun atau sekitar 40,46 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Misbakhun, Indonesia selama ini memiliki catatan yang baik dalam mengelola kewajiban utangnya, termasuk dalam pembayaran pokok maupun bunga, tanpa pernah mengalami gagal bayar ataupun penundaan pembayaran. la menilai kenaikan jumlah utang sejalan dengan bertambahnya skala APBN dan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah perlu terus mengoptimalkan penerimaan negara agar kapasitas membayar utang tetap terjaga dan berkelanjutan pada masa mendatang.

Red (Ag). 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka