Ketua Dewan Pers " No Viral, No Justice ", Media harus kompak Suarakan nasib Rakyat yang Tertindas.


[Ketua Dewan Pers " No Viral, No Justice ", Media harus kompak Suarakan nasib Rakyat yang Tertindas.]

JAKARTA - Infonews Terkini. 

Ketua Dewan Pers (Komaruddin Hidayat) mengajak Insan Pers untuk tetap peka terhadap persoalan Rakyat. Ia juga menghimbau Pers lebih banyak menyuarakan Kelompok yang terpinggirkan. Komaruddin menyebut, gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK) yang melanda berbagai Perusahaan Pers menjadi persoalan serius bagi keberlangsungan Media. 

" Sekarang ini kan Problem Pers untuk Survive Ekonomi, Karena nyata dimana mana terjadi PHK, itu Agenda yang dirasakan oleh Pers. Tapi cobalah, sempatkanlah, Kepedulian pada nasib nasib Rakyat yang terpinggirkan itu harus sering lebih banyak disuarakan ", ujar Komaruddin. 

Pernyataan itu disampaikan Komaruddin menanggapi Sorotan Publik atas Kasus Bunuh Diri Seorang Siswa SD yang di Duga tidak mampu membeli Alat Tulis, menurutnya peristiwa tersebut mencerminkan masih kuatnya persoalan Kemiskinan Struktural di Masyarakat. 

Komaruddin menilai perlu ada upaya bersama untuk terus mengangkat persoalan Kemiskinan, agar tidak tenggelam dari perhatian Publik dan Pemanku Kebijakan. 

" Kan ada Istilah, No Viral, No Justice ", kalau nanti Ramai itu baru diperhatikan, tapi kalau hanya satu, nanti lupa lagi, ujarnya 

Ia menjelaskan Struktural Sosial Masyarakat Indonesia masih berbentuk PIRAMIDA, dengan kelompok Miskin berada di lapisan paling Bawah. Karena itu Pemerintah dan Pihak Terkait perlu terus diingatkan agar serius menangani Kemiskinan Struktural serta memastikan manfaat Pembangunan dirasakan secara Merata. 

" Kalau mengejar Pertumbuhan, tapi siapa yang tumbuh? sekarang ini yang Tumbuh banyak orang kaya - kaya, tapi yang Miskin kan tidak berubah" katanya. 

Menurutnya, Pers memiliki peran Strategis sebagai Pengawas Sosial untuk memastikan isu-isu ketimpangan dan Kemiskinan tidak diabaikan, Sekaligus mendorong lahirnya Kebijakan yang lebih Berpihak pada Masyarakat Bawah, Tutupnya. 

Red (Athan). 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka