- Oleh Infonews871
- 19, Jan 2026
SLEMAN – Infonews871.com-
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Sleman menerima kunjungan pengurus baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bertempat di Kantor Sekretariat DPD IWOI Catur Tunggal,Depok, Sleman, Senin (26/1/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus DPD IWO Indonesia Sleman, di antaranya Ketua DPD Yupiter Ome, Wakil Ketua II Suharmanto, Sekretaris Dumari, Bendahara Suwarno dan Fatmawati, serta Ketua Bidang Keorganisasian dan Kaderisasi Nuning.
Dalam sambutannya, Ketua DPD IWOI Sleman Yupiter Ome menyampaikan ucapan selamat kepada Supriyono yang telah terpilih sebagai Ketua DPW IWO Indonesia DIY melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).
Ia berharap kepengurusan DPW yang baru dapat segera menyusun dan menuntaskan program kerja, khususnya konsolidasi organisasi di tingkat DPD kabupaten/kota serta pelantikan pengurus DPD yang hingga kini masih tertunda.
“Kami DPD IWO Indonesia Sleman selalu terbuka untuk berbagi program, bersinergi, dan berkolaborasi agar roda organisasi baik di tingkat DPD maupun DPW IWO Indonesia DIY dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Yupiter.
Sementara itu, Ketua DPW IWO Indonesia DIY Supriyono memperkenalkan jajaran pengurus DPW yang baru yang turut hadir dalam kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa agenda silaturahmi dan konsolidasi ke DPD kabupaten/kota se-DIY diawali dari Sleman, sesuai mandat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWO Indonesia.
“Kami diberi amanah oleh DPP untuk mengampu kepengurusan DPW DIY melalui pergantian antar waktu karena Ketua DPW sebelumnya berhalangan tetap. Masih ada beberapa kegiatan yang belum bisa ditinggalkan, sehingga diperlukan kesinambungan kepemimpinan,” jelasnya.
Supriyono menegaskan, pihaknya siap melanjutkan program-program yang belum terselesaikan, terutama konsolidasi organisasi di tingkat DPD kabupaten/kota, pembentukan DPD IWO Indonesia Kabupaten Kulonprogo, serta pelantikan pengurus daerah yang secara legal standing telah dinyatakan final.
“Secara keseluruhan, saat ini masih sekitar 20 persen kepengurusan DPD IWO Indonesia di DIY yang belum terbentuk. Kami menargetkan pada Februari 2026 seluruh kepengurusan DPD se-DIY sudah rampung,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa DPD IWO Indonesia yang saat ini sudah terbentuk dan aktif adalah DPD IWOI Sleman. Sementara DPD Bantul, Kota Yogyakarta, dan Gunungkidul secara legalitas sudah ada, namun masih memerlukan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan penyusunan program kerja organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Supriyono turut menyampaikan informasi organisasi, bahwa pada tahun 2026 peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IWO Indonesia tidak diselenggarakan di tingkat pusat. Namun, DPW dan DPD kabupaten/kota dipersilakan menggelar peringatan HUT secara mandiri di wilayah masing-masing.
Terkait proses verifikasi Dewan Pers, Supriyono menjelaskan bahwa hingga saat ini masih dalam tahap pembenahan dan kelengkapan dokumen dari berbagai wilayah. Untuk DIY, dokumen DPD dan DPW IWO Indonesia telah mencapai sekitar 80 persen.
“Selanjutnya kita menunggu arahan dan informasi lebih lanjut dari Ketua Umum DPP IWO Indonesia,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan berbagi program. Ketua DPD IWO Indonesia Sleman memaparkan sejumlah praktik tata kelola organisasi serta program pengabdian masyarakat yang telah dan akan terus dijalankan, salah satunya Program Training Jurnalisme Warga.
Program tersebut direncanakan akan dilaksanakan di seluruh kalurahan di Kabupaten Sleman, sebanyak 86 titik. Program perdana telah sukses digelar pada Oktober 2025 di Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Sleman.
“Program ini mendapat dukungan Ketua DPRD Sleman dan akan berlanjut hingga tahun 2032 melalui kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika serta instansi terkait lainnya,” jelas Yupiter.
Sementara itu, Penasehat DPW IWO Indonesia DIY yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan program Jurnalisme Warga yang digagas DPD IWOI Sleman. Ia berharap program tersebut dapat direplikasi di seluruh wilayah DIY.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM di internal kepengurusan IWO Indonesia di setiap daerah, agar kualitas dan manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di tingkat kalurahan.
“Penguatan SDM menjadi kunci agar program jurnalisme warga dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
(Herman)
Belum ada komentar.