Caleg Dapil II Partai Perindo Minta Disdik Sapras Kabupaten Bogor dan Komisi IV Tinjau Proyek SDN 02 Desa Gandong

IMG-20231027-WA0075.jpg
IMG-20231027-WA0074.jpg

BOGOR,INFONEWS -

Meski pemerintah saat ini sedang gencar memberantas tindak pidana pencegahan korupsi melalui UU No 31/Tahun 1999- tentang tindak pidana korupsi.

Berdasarkan pantauan beberapa awak media di lapangan, proyek pembangunan SDN 02 Desa Gandoang, Cileungsi di duga sarat dugaan korupsi karena proses pembangunan di kerjakan asal-asalan.

Proyek pembangunan SDN yang di kerjakan CV Liberty Karya Mandiri dengan anggaran APBD Kabupaten Bogor senilai Rp. 819,033,300 juta.

19 Desember2023 diduga bangunan tampak tidak sesuai RAB, pantauan awak media terlihat bangunan menggunakan bata merah tampak miring serta lolos dari pengawasan konsultan atas nama PT.Matrik Arsiplan Indonesia.

Bahkan Mandor di lapangan juga mengakui yang di ketahui kontraktor jarang ke lapangan.

"Saya hanya mengawasi tukang Pak, jika Bapak mau tanya tentang proyek ini silahkan Bapak hubungi Pak Gultom (Bos-Red),"ujar Haryadi.

Menanggapi perihal tersebut, Leonard Purba, S.E Ketua Jurnalis Bogor Timur saat melakukan pemantaun Jumat (27/10/2023).

Proses pembangunan yang saat ini belum rampung tak ada pengawasan dari pihak konsultan. Hal tersebut diakui Kepala Sekolah SDN 02 Desa Gandoang.

"Jarang datang konsultannya,"kata Kepsek SDN 02 Gandoang.

Untuk itu Leonard Purba, S.E minta agar Sapras Dinas Kabupaten Bogor melalukan pengawasan ketat berserta (APH) karna saya nilai sarat Korupsi.

"Saya hanya menduga jika proyek tak sesuai RAB senilai 800 juta jika melihat bangunan, untuk itu lah agar  bersih dari tindakan korupsi saya hanya minta pihak Insfektorat melakukan pemeriksaan ketat jika ada dugaan tindakan korupsi yang di proses.

"Tak ada yang kebal hukum di NKRI,"ungkap Caleg Perindo itu.

Terakhir Leonard Purba, S.E di saat Finishing, Kepala Sekolah sejatinya jangan melakukan tindakan serah terima kunci jika bangunan tersebut bermasalah,"pungkas Leo.

Red : Gesthan Pramudya

Tags:
Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !