- Oleh Infonews871
- 08, Jun 2026
SERANG-INFONEWS TERKINI.
Kejadian dugaan manipulasi nota dan penurunan kualitas bahan makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh oknum SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Kota Serang tersebut ramai menjadi sorotan publik setelah dibagikan oleh akun Threads bernama @spidolls.
Tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan oleh sang penjual roti mengungkap sejumlah fakta terkait permintaan oknum tersebut:
Pengurangan Biaya dan Kualitas: Oknum meminta harga roti ditekan menjadi Rp1.500 per pcs dari harga normal Rp3.000, dan menyarankan penggunaan bahan baku murah (seperti tepung dan susu curah) atau memperkecil ukuran produk.
Mark-Up Nota: Oknum tersebut diduga meminta agar total harga yang tertulis di nota belanja tetap dicantumkan sebesar Rp3.000 per pcs, yang berpotensi menjadi celah mark-up anggaran.
Penolakan Tegas: Sang penjual menolak mentah-mentah permintaan tersebut karena merasa kasihan jika anak-anak harus mengonsumsi roti yang dikurangi kualitasnya demi keuntungan sepihak.
Penghapusan Pesan: Oknum sempat menarik (unsend) pesan negosiasi tersebut, namun kembali mencoba menawar di hari berikutnya sebelum akhirnya nomor tersebut diblokir oleh penjual.
Tindak Lanjut: Pemilik akun tidak membeberkan identitas lengkap oknum demi kelancaran proses pelaporan kasus tersebut kepada pihak yang berwenang.
Insiden ini memicu kecaman luas dari warganet karena dianggap mencoreng program penyediaan makanan bergizi.
Kasus ini menyoroti kerentanan program bantuan sosial terhadap praktik korupsi skala kecil (micromanipulation).
Red (Ag).
Belum ada komentar.