- Oleh Infonews871
- 06, Feb 2026
Jakarta Selatan — Infonews Terkini.
Ratusan anak memadati kawasan Jalan Lebak Bulus I, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (18/2/2026), dalam kegiatan edukasi menyambut Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan ini difokuskan pada pemberian pemahaman dasar tentang puasa kepada anak-anak sejak usia dini.
Sejak pagi, suasana lokasi kegiatan sudah dipenuhi wajah-wajah ceria. Anak-anak datang bersama orang tua mereka dengan penuh semangat. Materi yang disampaikan meliputi pengertian puasa, manfaat puasa bagi kesehatan dan pembentukan karakter, hingga adab selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Bunda Nita, selaku penggagas kegiatan, mengaku haru melihat tingginya antusiasme peserta.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat semangat. Orang tua juga mendukung penuh. Ini yang membuat kami semakin yakin bahwa edukasi Ramadhan sejak dini sangat penting,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurut Bunda Nita, kegiatan ini bukan agenda spontan, melainkan program rutin tahunan yang selalu diselenggarakan menjelang Ramadhan.
“Kegiatan ini selalu kita selenggarakan setiap setahun sekali sebelum puasa Ramadhan. Tujuannya agar anak-anak sudah siap secara mental dan pengetahuan ketika memasuki bulan suci,” tambahnya.
Acara semakin semarak dengan kehadiran pendongeng anak nasional, Harris Rizki, yang akrab disapa Kak Harris. Melalui gaya dongeng yang komunikatif, interaktif, dan penuh ekspresi, Kak Harris menyampaikan kisah-kisah inspiratif tentang kejujuran, kesabaran, dan semangat berpuasa.
Anak-anak tampak terlibat aktif. Mereka menjawab pertanyaan, tertawa bersama, bahkan secara spontan mengangkat tangan ketika diminta berbagi pengalaman tentang puasa pertama mereka. Interaksi tersebut membuat suasana edukatif terasa hangat dan menyenangkan.
Tidak hanya sekadar hiburan, dongeng yang dibawakan sarat pesan moral. Nilai-nilai seperti menahan emosi, berbagi dengan sesama, serta menghormati orang tua ditekankan sebagai bagian dari makna puasa yang sesungguhnya.
Sejumlah orang tua yang hadir mengapresiasi kegiatan ini. Mereka menilai pendekatan edukasi melalui dongeng lebih efektif dibandingkan penyampaian materi secara satu arah.
“Anak saya jadi lebih paham kenapa harus puasa, bukan sekadar ikut-ikutan,” ujar salah satu orang tua peserta.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi keagamaan bisa dikemas secara kreatif tanpa kehilangan substansi. Di tengah tantangan era digital, pendekatan interaktif seperti ini dinilai mampu menanamkan nilai spiritual sekaligus membangun karakter anak sejak dini.
Dengan semangat kebersamaan yang terasa kuat, kegiatan di Lebak Bulus ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan nyata mempersiapkan generasi muda menyambut Ramadhan dengan ilmu, kesiapan mental, dan kegembiraan.
Ramadhan belum tiba, tetapi semangatnya sudah terasa.
Red (Ag).
Belum ada komentar.