​Marak Toko Modern di Sapuran Wonosobo, Pelaku Usaha Kecil Suarakan Penolakan


WONOSOBO INFONEWS TERKINI*

Maraknya penambahan yang mengatasnamakan toko modern seperti Alfa Midi  menuai sorotan warga  masyarakat dan publik  khususnya  diwilayah Kecamatan Sapuran kabupaten Wonosobo.

Dengan terus bertambahnya  outlet franchise seperti Alfa MIDI diwilayah Sapuran menuai kontra dari beberapa warga masyarakat sekitar, bahkan warga masyarakat khususnya diwilayah Sapuran, banyak warga yang komplain atas terus bertambahnya jenis toko modern. 

Menurut beberapa sumber bahwa  keresahan masyarakat  maupun para pelaku usaha kecil,warung warung diduga akibat bertambahnya toko modern diwilayah Sapuran.

Beberapa warga masyarakat Sapuran dilokasi yang berbeda dan enggan menyebutkan namanya saat dikonfirmasi wartawan Pada Kamis (19/2/2026)  terkait bertambahnya outlet toko modern. Seperti Alfa Midi dan lain lainnya, mengungkapkan, "Betul, "memang adanya bahwa warga sini resah dengan terus bertambahnya outlet franchise,  "karena bila kemunculan outlet franchise.seoertu Alfa Midi tersebut tidak dibatasi, "ungkapnya.

"Maka hal itu sangat sangat berdampak bagi kami selaku pedagang maupun warung warung kecil. Padahal sudah ada penolakan terkait bangunan yang yang dibangun dan diduga untuk outlet franchise. Alfa Midi. 

  "Mana hati nurani pemkab bila seperti ini. 

Karena kehadiran toko toko seperti itu pastinya dimiliki oleh orang orang tertentu yang banyak duit. "Kalau terus diterus kan  akan berakibat pada  UMKM setempat dan usaha mikro pastinya akan  tersisih,   "Padahal UMKM menjadi sandaran mata pencaharian sehari hari untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi masyarakat kecil."jelasnya.

Di beberapa warga Sapuran yang memiliki usaha di pasar tradisional di wilayah Sapuran Saat di temui wartawan juga mengungkapkan hal yang senada  dengan warga lainnya, yang pada intinya  mereka menolak bertambahnya outlet toko modern Seperti Alfa Midi dan lain lainnya, walau kami di beri kompensasi kami tolaktak akan mau dan terus terang kami menolak.

Selanjutnya beberapa warga pun saat bertemu wartawan mengatakan "iya pak, "heran apa memang kami kami ini Lamat Laun diduga akan dihancurkan usahanya apa gimana ini."karena apa bangunan outlet franchise. Seperti Alfa Midi berdiri lagi, heran Saya Pak.

Harapan kami agar pihak pihak terkait tegak lurus dalam membela masyarakat kecil jangan malah kami terkesan mau di bangkrutkan. "Mana kiprah Wakil rakyat. dan kami juga heran mengapa pemkab terkesan tutup mata. Ada apa sih. "Pungkasnya dengan nada amarah.

Hingga berita ini diterbitkan pihak pihak terkait belum dapat dihubungi, dan pengusaha usaha kecil sekitar pun masih terus resah.

 

Red : Tim Jateng

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka