Azbir Abdullah,Tampilkan Puisinya di Hadapan Wartawan IWO-I Sleman

IMG-20250320-WA0038.jpg

Yogyakarta-Infonews871.com-

Tazbir Abdullah, sosok yang dikenal di dunia pariwisata, sastra, dan jurnalistik, kembali menetap di Yogyakarta setelah menyelesaikan tugas kedinasannya. Mantan Kepala Dinas Pariwisata DIY yang juga pernah bertugas di Kementerian Pariwisata RI ini kini aktif menulis puisi sebagai refleksi sosial, terutama dalam isu-isu demokrasi, hak asasi manusia, dan pemberantasan korupsi.

Pada Rabu (19/3/2025), Tazbir membacakan puisinya dalam acara buka puasa bersama perwakilan DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten Sleman di Narasa Restoran, Bantul. Salah satu karyanya yang berjudul Negara dan Puasa mendapat perhatian karena mengangkat tema korupsi dalam konteks Ramadan.

"Indonesia negara besar, besar pula masalahnya, Rakyat sedang gusar, korupsi di mana-mana," kutipan puisinya menggambarkan keresahan terhadap korupsi yang masih merajalela. Menurut Tazbir, Ramadan seharusnya menjadi momentum introspeksi dan menahan diri, termasuk dalam hal korupsi yang berakar pada ketidak mampuan mengendalikan diri.

Puisi sebagai Sarana Kritik dan Refleksi

Tazbir Abdullah mulai dikenal sebagai penyair sejak karyanya yang berjudul Aku Terlanjur menarik perhatian akademisi. Seorang profesor bahkan mendorongnya untuk mempublikasikan puisinya di sebuah situs web. Semasa pandemi, ajakan seorang rekan penyair untuk membaca puisi semakin membangkitkan semangatnya dalam berkarya dan tampil di berbagai acara.

Kini, puisinya sering menghiasi berbagai momen budaya, mulai dari pembukaan pameran seni hingga parade bunga. Ia juga baru saja membacakan karya di pameran anggrek dan dijadwalkan tampil di pameran seni di Jalan Wonosari pada 10 April 2025.

“Puisi bukan sekadar karya sastra, tetapi juga panggilan moral,” ujar Tazbir. Ia berharap, melalui puisinya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kejujuran, keadilan, dan keberanian melawan ketidakadilan. Ramadan, menurutnya, adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen dalam membangun negeri yang lebih baik.

(Herman)

Tags:
Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !