- Oleh Infonews871
- 14, Aug 2026
JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Polisi yang bertugas mengamankan aksi Mahasiswa BEM UI pada Selasa (18/08/2026) , menegaskan bahwa Kawasan Center Gravity merupakan Area yang sangat Padat dengan Aktivitas bisnis, Pemerintahan, hingga keberadaan sejumlah Kedutaan.
Dengan nada Tegas Polisi menyebut Aksi Demontrasi berpotensi mengganggu Keamanan dan ketertiban di kawasan tersebut. Disisi lain, Aksi turun ke jalan yang dilakukan Mahasiswa tentu bukan tanpa alasan.
Demonstrasi merupakan bentuk Penyampaian Aspirasi sekaligus Ruang bagi Mahasiswa untuk Mengawal Kebijakan Pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan Rakyat, termasuk Kebijakan yang dianggap hanya menghabiskan Anggaran tanpa memberikan Manfaat yang jelas.
Melalui aksi tersbut Mahasiswa berupaya memastikan Suara dan keresahan Masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat didengar dan menjadi bahan Evaluasi bagi Pemerintah. Dalam Negara Demokrasi, Penyampaian pendapat dimuka umum merupakan salah satu cara Masyarakat menjalankan Fungsi Kontrol terhadap Kebijkan Pemerintah.
Disisi lain, Info yang didapat, Sebanyak 24 sopir Kopaja disebut batal mengangkut Massa BEM UI menuju Aksi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/08/2026). Koordinator Lapangan aksi merebut Kemerdekaan, (Hafidz Haernanda), mengklaim seluruh Sopir mendapat Intimidasi setelah menerima Telepon dari Pihak tertentu dan diminta mencari alasan agar tidak menjemput Mahasiswa.
BEM UI menegaskan, tidak menyalahkan para Sopir karena mereka disebut berada dalam posisi tertekan dan bahkan dikhawatirkan kehilangan Pekerjaan jika tetap mengangkut Massa Aksi. Meski terkendala Transportasi, BEM UI tetap menyuarakan sejumlah tuntutan dalam Demonstrasi tersebut, mulai dari penurunan Harga Bahan pokok dan BBM , Penghentian Pemusatan kekuasaan serta Intervensi TNI-Polri diruang Sipil, hingga evaluasi kebijakan terkait Daerah.
Mahasiswa juga menolak penguatan Militer melalui pembangunan Batalyon di berbagai Wilayah dan meminta Pemerintah memprioritaskan Kesejahteraan Masyarakat. Selain itu, Massa mendesak Pemerintah menetapkan status bencana Nasional untuk wilayah terdampak di NTT dan Flores.
Sampai Berita ini diterbitkan, Masih menunggu Informasi selanjutnya terkait Aksi Demo BEM UI di wilayah jakarta Pusat.
Red (Ag).
Belum ada komentar.