- Oleh Infonews871
- 12, Aug 2026
JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Kepala Badan Gizi Nasional (Sudaryono), mengatakan, Makanan Dalam Program MBG tidak menggunakan Bahan Pengawet, Sehingga memiliki daya tahan yang terbatas. Apabila makanan dibiarkan terlalu lama sebelum dikonsumsi, kualitasnya dapat menurun dan berpotensi menjadi media berkembangnya bakteri.
Karena itu Sudaryono meminta seluruh Guru dan tenaga Pendidikan di sekolah untuk mengedukasi Siswa agar langsung menyantap makanan saat jam makan disekolah , bukan membawanya pulang.
Seperti kejadian yang terjadi di Sumatra Utara kabupaten Karo, ini menjadi pembelajaran dan bahan evaluasi bagi saya untuk benar-benar memantau setiap Dapur MBG untuk permasalahan penyajian Makanan Bergizi Gratis bagi para Siswa-Siswi, Ucap Sudaryono.
Dengan Kejadian tersebut maka saya sebagai Kepala BGN, langsung menjatuhkan Sanksi Tegas berupa Penutupan dapur serta Pencopotan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait.
Sudaryono Pun menyampaikan Permohonan Maaf yang sebesar besarnya secara terbuka kepada warga Kabupaten Karo dan orangtua Siswa atas kelalaian anak buahnya dilapangan.
Untuk itu saya menghimbau kepada Guru dan tenaga Pendidikan saat jam makan bukan sekedar mengawasi, tetapi juga ikut untuk makan bersama para Siswa-Siswi. Menurut Sudaryono Kehadiran Guru saat jam makan bisa menjadi sarana dan karakter kebiasaan hidup sehat.
Guru dapat memberi contoh mulai dari mencuci tangan sebelum makan, mengenalkan kandungan Gizi dalam menu yang disajikan. mengajarkan tata krama makan, hingga membiasakan Siswa merapikan kembali wadah makanan setelah digunakan.
Red (Ag).
Belum ada komentar.