- Oleh Infonews871
- 12, Aug 2026
JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Dalam Pidato Kenegaraannya di Gedung DPR RI, Presiden Prabowo Subianto Menegaskan Kepada Panglima TNI dan Kapolri Untuk Bertindak tegas terhadap 1000 tambang ilegal.
Panglima TNI dan Kapolri Usut, tidak Mungkin 1000 Tambang berjalan Ilegal tanpa ada Pejabat Kepolisian dan Pejabat TNI. Tegas Prabowo Subianto.
Dihadapan seluruh anggota MPR DPR dan DPD RI dalam sidang tahunan di kompleks Parlemen, jakarta, Jumat (14/08/2026)., Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba mengarahkan pandangannya langsung ke Panglima TNI dan Kapolri dan melontarkan pertanyaan yang langsung mengguncang ruangan.
"Masa 1000 tambang pejabat TNI dan Pejabat Polri anggak Tahu? Kapolri dan Panglima TNI ya, Usut"! tegas Prabowo
Baginya sederhana, tidak mungkin 1000 tambang Ilegal beroperasi tanpa sepengetahuan atau pembiaran dari Pejabat TNI dan Polri setempat.
" Tidak mungkin 1000 tambang berjalan Ilegal tanpa pejabat kepolisian dan pejabat polisi", tegasnya. Respon Panglima TNI dan Kapolri terlihat langsung berdiri dan memberi Hormat setelah mendengar Perintah Prabowo Subianto.
Probowo Subianto tidak berhenti disitu, ia juga menyentil Menteri Keuangan Purbaya soal pengawasan Bea Cukai dan Bakamla yang dinilai belum maximal menangani Penyelundupan.
Ia bahkan menyisipkan kalimat yang terdengar seprti cerminan pengalaman Pribadinya. " Pemimpin yang baik adalah yang berani menertibkan anak buahnya yang kita sayang, yang baru saja kita berikan Bintang, naikan Pangkat harus kita Tindak".
Saya bicara atas nama Rakyat Republik Indonesia, ini wakil-wakil rakyat semuanya disini, saya sadar, saya disumpah dsini, saya tidak bisa mengijinkan perasaan saya menentukan kebijakan saya atas dasar kepentingan Rakyat Indonesia. Tegasnya.
karena itu saya minta benar-benar kepada Panglima TNI dan Kapolri Usut, Tidak mungkin 1000 tambang berjalan ilegal tanpa Pejabat kepolisian. Pemimipin yang baik, komandan yang baik adalah yang berani menertibkan anak-anak buahnya sendiri, Tutup Presiden Prabowo Subianto.
Tapi Publik yang sudah mengikuti berbagai Drama penegakan Hukum belakangan ini tentu menyimpan Pertanyaan yang sama, Apakah kali ini Perintah itu akan benar-benar di eksekusi, atau hanya sekedar menjadi Momen Dramatis yang menguap Setelah Sidang Selesai.
Red (Ag).
Belum ada komentar.