Maraknya Tambang Pasir IlegalDi Banjarnegara - Kinerja APH Dan Dinas Terkait Dipertanyakan

[Maraknya Tambang Pasir IlegalDi Banjarnegara - Kinerja APH Dan Dinas Terkait Dipertanyakan]

Maraknya Tambang Pasir IlegalDi Banjarnegara - Kinerja APH  Dan Dinas Terkait Dipertanyakan

BANJARNEGARA INFONEWS TERKINI.Tambang pasir yang diduga ilegal di Desa Karanganyar kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara dalam satu perbukitan diduga dimiliki oleh 3 pengusaha tambang diantaranya milik F, Yn dan D yang sudah beroperasi cukup lama dan tidak terpantau oleh dinas terkait dan Alat Penegak Hukum ( APH ), yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Ketika awak media melakukan penelusuran pada (28/11/ 2025) dijumpai bahwa lokasi tambang memang berada dilokasi yang sangat tersembunyi, dengan jalan yang cukup terjal, sehingga wajar apabila dinas terkait maupun APH tidak mengetahuinya namun awak media tidak bisa bertemu dengan pemilik tambang, karena sedang tidak berada ditempat.

Hal ini terbukti dengan.fakta dilapangan dengan terang terangan mereka melakukan aktifitas penambangan tanpa memikirkan dampak kerusakan  ekosistem  lingkungan hidup,

Bahkan penambangan  yang diduga ilegal ini juga menggunakan. Sarana dan prasarana jalan desa, penambangan tersebut  berada di salah satu tempat yang terkenal dengan nama Kalisat diwilayah kadus Sawangan desa Karanganyar Kecamatan Purwanegara Jawa Tengah.

Puluhan kendaraan pengangkut hasil tambang silih berganti melintasi akses jalan desa.yang akhirnya menimbulkan  pertanyaan dan banyak dikeluhkan  warga, baik warga sekitar maupun warga yang melintas pada akses jalan yang juga dilintasi kendaraan pengangkut hasil tambang, lalulintas terganggu, dan sangat bising,  

"ada apa ini?,  mengapa hal ini bisa terjadi?. Ada apa dibalik  penambangan pasir gunung tersebut?

Beberapa warga masyarakat sekitar yang rata rata enggan disebutkan namanya saat ditemui wartawan hampir rata rata mengungkapkan hal yang senada ,yaitu. Mereka tidak bisa berbuat apa apa. 

Pihak Pemdes mengapa diam saja, "sedangkan kita masyarakat bawah. Kalo warga protes nanti kena semprot, oleh yang berkepentingan, dan memang setau saya ini jalan desa.

 "Tapi kenapa malah buat lalulintas kendaraan tambang buat kepentingan pribadi  mereka yang punya kepentingan pribadi.dan saya heran kenapa kok pihak terkait diam,

 "ada apa sih sebenarnya di balik penambangan ini. 

 "Yah warga sih semua berharap agar pihak pemerintah pusat menertibkan para penambang, karena nantinya alam dan lingkungan kita rusak. "Ungkap beberapa warga yang di wartawan.

Masih di area wilayah desa Karanganyar Purwanegara Banjarnegara, Seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat bertemu wartawan pada Jum,at (28/11/2025) mengatakan.

 "Lah pak parah. Kayaknya pejabatnya pada tutup mata. Iya ini jalan desa di  lingkungan jadi kaya gini. Tutup ajalah tambang, ngerusak lingkungan, kalo lingkungan rusak kan warga sini yang kena imbasnya.mereka Mah santai saja,  "celoteh seorang warga dengan nada kesal.

Dilokasi berbeda namun masih di wilayah Desa Karanganyar Purwanegara  Banjarnegara 

Saat awak media menemui salah satu warga masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya, dirinya menjelaskan bahwa " Terkait dengan tambang itu memang sebagian masyarakat merasa terganggu, mengingat jalan yang dilewati adalah jalan desa dan membuat licin saat hujan, berdebu saat tidak hujan " terangnya.

Menyikapi hal ini selanjutnya awak media mencoba menemui pihak kepala desa setempat.namun  awak media belum berhasil menemui  pihak kepala desa baik dirumahnya maupun di kantornya, dan akhirnya  awak media mencoba menghubungi pihak sekertaris desa Karanganyar Purwanegara Banjarnegara.

Awak media juga berusaha mengunjungi kepala desa Karanganyar, namun tidak berada di tempat. dan selanjutnya awak media melakukan konfirmasi kepada sekretaris desa Karangtengah melalui telephone WhatsApp, yang selanjutnya menjelaskan bahwa " Kami pemerintahan desa juga merasa risih dengan adanya tambang itu pak. Karena sudah banyak keluhan masyarakat masuk ke pemerintahan desa, sementara pemerintah desa hanya sekedar tahu tentang keberadaan tambang tersebut, namun pemerintah desa tidak menerima kontribusi apapun dari penambang, tetapi dilingkungan RT mengadakan retribusi dengan tarif Rp. 5.000,-sampai Rp 10 000 per ritnya  " paparnya.

Sekertaris desa juga menyampaikan memang betul terkait.aktifitas pertambangan itu sudah sejak lama, dan itupun tidak ada kontribusi ke pihak desa yang ada hanya kompensasi untuk masyarakat sekitar tambang saja." Nah sedangkan apabila jalan itu rusak kan desa yang mengeluarkan anggaran kan itu jalan kan jalan desa, dan bukan jalan milik pribadi. Sedangkan Pihak desa masih menunggu dan terbuka untuk duduk bersama membahas permasalahan ini.ucapnya.

Masih di area wilayah desa Karanganyar Purwanegara Banjarnegara, Seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat bertemu wartawan pada Jum,at (28/11/2025) mengatakan.

 "Lah pak parah. Kayaknya pejabatnya pada tutup mata. Iya ini jalan desa di  lingkungan jadi kaya gini. Tutup ajalah tambang, ngerusak lingkungan, kalo lingkungan rusak kan warga sini yang kena imbasnya.mereka Mah santai saja,  "celoteh seorang warga dengan nada kesal.

Dilokasi berbeda namun masih di wilayah Desa Karanganyar Purwanegara  Banjarnegara 

Saat awak media menemui salah satu warga masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya, dirinya menjelaskan bahwa " Terkait dengan tambang itu memang sebagian masyarakat merasa terganggu, mengingat jalan yang dilewati adalah jalan desa dan membuat licin saat hujan, berdebu saat tidak hujan " terangnya.

Terpisah, ketika awak media berusaha menemui F selaku pemilik tambang, mengatakan, bahwa " Betul pak, itu adalah tambang pasir milik saya, tapi disitu bulan hanya punya saya saja pak, masih ada pengusaha tambang yang lain dalam satu lokasi itu, akan tetapi prediksi saya, sebentar lagi kira - kira 2 bulan lagi saya akan tutup mengingat pasirnya sudah akan habis, tetapi kami akan mencoba untuk membuat paguyuban " ungkapnya. 

Dari hasil penelusuran awak media, bahwa kegiatan penambangan yang terjadi diwilayah desa Karanganyar Purwanegara Banjarnegara  diduga Kuwat ilegal, oleh karenanya dengan ditayangkannya berita ini, maka dapat dijadikan sebagai acuan para pihak terkait  untuk melakukan penegakan hukum secara terukur dan bermartabat. 

Red.  TIM investigasi

Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !