- Oleh Infonews871
- 30, Mar 2026
BOGOR - Infonews Terkini.
Sebanyak 106 warga dilaporkan menjadi korban dugaan keracunan setelah konsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, pada Senin (6/4/2026).
Perwakilan Dapur SPPG Pasir Tanjung, Reynaldi, mengatakan bahwa menu makanan yang disalurkan kepada masyarakat tersebut saat ini tengah dalam proses uji laboratorium.
“Perkenalkan, saya Reynaldi sebagai mitra dari SPPG Pasir Tanjung. Menyikapi persoalan di tengah masyarakat dan posyandu sebagai penerima manfaat, saat ini sampel makanan sedang diuji laboratorium. Hal ini karena ada 106 korban yang terkena dampak dugaan keracunan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Ia menuturkan, uji laboratorium tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan yang menimpa siswa sekolah dan warga penerima manfaat program MBG tersebut.
“Sementara ini sampel sedang diuji untuk mengetahui kandungan di dalamnya dan menjawab permasalahan banyaknya korban yang jatuh sakit setelah mengonsumsi makanan dari dapur kami,” tuturnya.
Reynaldi menegaskan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh kepada warga yang menjadi korban dalam peristiwa keracunan massal tersebut.
“Kami bertanggung jawab penuh dan berkomitmen membiayai pengobatan sepenuhnya agar semua korban kembali sehat. Ke depannya, kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas makanan di Dapur SPPG Pasir Tanjung agar tidak terulang kembali,” ungkapnya.
Ia mengklaim, seluruh korban kini telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan medis.
“Informasi yang saya peroleh di lapangan, sempat ada satu orang yang dirawat kemarin. Namun, tadi malam saya sudah berkeliling dan memastikan semua korban sudah kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty), membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan menu MBG di wilayah Kecamatan Tanjungsari tersebut.
“Sedang dilakukan penelusuran dan hingga saat ini prosesnya masih berlangsung,” pungkasnya.
red (Athan)
Belum ada komentar.