- Oleh Infonews871
- 06, May 2026
BANDUNG - Infonews Terkini.
Aksi Demo Masyarakat di Kabupaten Bogor Terkait Tambang beberapa Hari lalu, Gubernur Jawabarat Mengatakan, Jangan Jadikan Masyarakat Sebagai Ujung Tombak Para Pengusaha Tambang untuk Menentang Pemerintah.
Dedi Mulyadi Menjelaskan, Aliran Uang Puluhan Milyar Setiap Bulan atau bahkan Ratusan Milyar dalam tiap tahunnya Ternyata tidak bisa mendongkrak Ekonomi warga sekitar. Bahkan Infrastruktur Sekitar Desanya menjadi Hancur, Ujar Dedi Mulyadi.
Dari situlah saya amati seringkali Rakyat dijadikan Ujung Tombak untuk melakukan Protes ketika Suatu Kegiatan Tambang ditutup. Pengusaha Hanya diam , yang Maju adalah Masyarakat, baik Supir Truk ataupun Kuli-kuli lainnya, termasuk Pedagang Kecil.
Kang Dedi Mulyadi menambahkan, Bagi Warga yang Terdampak Penutupan Tambang tersebut, akan Kami Rekrut Menjadi Tenaga di Kantor Dinas PU, PSDA,dan kegiatan lainnya yang Tugasnya adalah membantu Pembangunan Infrastruktur Jalan. Dan jangka waktunya bisa sangat lama, Karena Kegiatan - kegiatan Kebersihan dan Pemeliharaan Jalan dilakukan dalam Setiap Hari, Ucap Dedi Mulyadi.
Masih Menurut Dedi Mulyadi, Untuk Solusi - Solusi lainnya kami sudah mempersiapkan Dana untuk Modal Usaha bagi Masyarakat, dan ada Dana Pengganti kehilangan Mata pencaharian selama hampir 1 bulan, Dan ini Menjadi Konsentrasi kami.
Semua itu tidak ada Kebijakan yang tanpa saya perhitungkan, Saya berpihak kepada Kepentingan Masyarakat dan Berjuang Demi Kepentingan Rakyat, Dan saya tidak mau Masyarakat dijadikan Ujung Tombak Yang menghadapi Pemerintah.
Kang Dedi Mulyadi Menghimbau, Agar semua Warga Masyarakat Kabupaten Bogor tetap bersabar, bahwa Pemerintah Provinsi Jawabarat sudah mempersiapkan Skema-skema, Dan dalam waktu dekat akan segera direalisasikan, Tutup Kang Dedi Mulyadi.
Red (Athan).
Belum ada komentar.