F12 Big Band Luncurkan Pro Audio “Sound Gajah” di Karawang, Dorong Musisi Lokal Naik Kelas


Karawang, Infonews — 

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Karawang tahun ini tidak hanya diwarnai semangat kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum lahirnya inovasi baru di bidang seni pertunjukan dan industri audio lokal.

Pada Sabtu (22/8/2026), Ketua Umum LSM F12 sekaligus pemilik F12 Pro Audio memperkenalkan sistem tata suara berkapasitas besar yang diberi julukan “Sound Gajah”, sekaligus menggelar grand launching F12 Pro Audio dan memperkenalkan kembali F12 Big Band yang digelar di Lapangan Perum Griya Arista Cilamaya Wetan, Karawang.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pentolan lembaga swadaya masyarakat (LSM), di antaranya Ketua Sunda Wani Karawang serta Wakil Ketua LSM Grib Jaya DPD Jawa Barat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan bahwa perkembangan seni dan industri kreatif lokal tidak bisa dilepaskan dari dukungan komunitas.

Menurut pimpinan F12 Pro Audio, H.Ade Hidayat istilah “Sound Gajah” terinspirasi dari sistem tata suara berkapasitas besar berasal dari negara Tahiland yang selama ini banyak dikenal di berbagai daerah, termasuk perangkat audio dengan standar dan karakter suara yang mengacu pada produk internasional.

Ia menyebut, keberadaan sistem audio berkapasitas besar seperti itu masih relatif terbatas di Jawa Barat. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menyediakan perangkat audio profesional yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan berskala besar.

“Sound Gajah ini kan sound dari luar negeri asalnya dari negara Thailand. Di Jawa Barat ini belum ada. Makanya filosofi gajahnya Karawang, karena baru F12 Pro Audio yang punya Sound Gajah di Karawang,” ungkap pimpinan F12 Pro Audio.

Yang menarik, peluncuran “Sound Gajah” tidak hanya diarahkan sebagai ekspansi bisnis penyewaan perangkat audio. F12 Pro Audio menyatakan ingin menjadikan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, terutama generasi muda dan musisi lokal.

Selain memperkenalkan “Sound Gajah”, momentum tersebut juga menjadi ajang pengenalan kembali F12 Big Band, yang disebut telah eksis sejak 2022.

Kehadiran grup musik tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan dalam sebuah acara. Jika dikelola secara konsisten, F12 Big Band dapat menjadi salah satu wadah pengembangan bakat musik dan ruang kolaborasi bagi musisi muda Karawang.

Peluncuran “Sound Gajah” pada momentum HUT ke-81 RI memberikan pesan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diterjemahkan melalui kemandirian ekonomi dan kreativitas masyarakat.

Karawang selama ini dikenal kuat dengan sektor industri. Namun, perkembangan industri kreatif, seni pertunjukan, dan ekonomi berbasis komunitas juga memiliki peluang besar untuk berkembang.

Karena itu, inovasi seperti yang dilakukan F12 Pro Audio patut dilihat bukan hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat.

Ke depan, publik tentu berharap “Sound

1001016143.jpg

Gajah” tidak berhenti sebagai kebanggaan baru F12 Pro Audio, tetapi benar-benar menjadi bagian dari ekosistem seni Karawang yang memberikan ruang bagi musisi lokal untuk berkembang, membuka lapangan kerja, serta membuat penyelenggaraan pertunjukan di daerah semakin profesional.

Jika visi tersebut dapat diwujudkan secara konsisten, maka “Gajah Karawang” bukan sekadar berbicara tentang kerasnya suara, melainkan tentang kuatnya ekosistem kreatif dan kemandirian industri pertunjukan di Kabupaten Karawang.

 

Eghi Alam

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka