- Oleh Infonews871
- 03, Apr 2026
PURBALINGGA INFONEWS TERKINI
Dugaan perbuatan perselingkuhan yang menyeret dua orang oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, kini menjadi sorotan dan perhatian publik dari semua kalangan masyarakat.
Di tengah derasnya sorotan tajam dari publik, Dinas Pendidikan Purbalingga akhirnya angkat bicara, pihaknya menegaskan dan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus yang dinilai sangat mencoreng marwah dunia pendidikan di kabupaten Purbalingga.
Heru SW, Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima informasi yang beredar di masyarakat. dan kedua oknum guru langsung dipanggil untuk dimintai klarifikasi guna memastikan fakta di balik dugaan hubungan terlarang tersebut, "tegas Heru.
“Begitu laporan masuk, kami langsung memanggil yang bersangkutan. Dari hasil klarifikasi awal, memang benar telah terjadi peristiwa penggerebekan,” ungkap Heru Kepada wartawan.
Meski keduanya diketahui tengah dalam proses perceraian, MH menggugat cerai istrinya, sementara RS juga mengajukan hal serupa terhadap suaminya,
Dalam hal ini Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan tameng atau dijadikan pembenar atas dugaan pelanggaran etik sebagai ASN.
“Karena status pribadi tidak menghapus tanggung jawab moral dan etik sebagai ASN tenaga pendidik. Ini yang sedang kami dalami,” tegas Heru.
Menurut Heru SW , saat ini, proses pendalaman terus berjalan. Pengumpulan bukti dan klarifikasi lanjutan dilakukan secara intensif untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran disiplin serta kode etik ASN.
Selanjutnya Heru pun juga menegaskan bahwa terkait dugaan ataupun permasalahan ini maka kami pihak Dinas Pendidikan memastikan tidak akan ada kompromi jika terbukti terjadi pelanggaran.
“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran yang mencederai kepercayaan publik. Jika terbukti, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Purbalingga.karena Guru yang seharusnya menjadi teladan justru terseret dalam persoalan yang mencederai nilai moral dan integritas.
Publik kini menanti apakah penanganan kasus ini akan benar-benar berujung pada penegakan disiplin yang tegas, atau kembali berhenti ditempat pada janji tanpa realisasi.
Atas Dugaan ini sorotan masyarakat semakin tajam dan menguat, penegakan etika ASN tak boleh setengah hati.namun harus transparansi dan akuntabilitas dan tegas tanpa kompromi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Hingga berita ini diterbitkan pendalaman kasus dugaan perselingkuhan ini terus berjalan, beberapa awak media pun turut memantau jalannya proses dan ketegasan dari pihak dinas pendidikan Purbalingga,hingga sejauh mana proses tersebut berjalan.
Red : Madya
Belum ada komentar.