Dua Jasad Remaja Di Got Cimuning Bukan Korban Tawuran, Melainkan Dibantai Secara Brutal Oleh Kelompok Tertentu.


[Dua Jasad Remaja Di Got Cimuning Bukan Korban Tawuran, Melainkan Dibantai Secara Brutal Oleh Kelompok Tertentu.]

BEKASI-INFONEWS TERKINI. 

Tabir gelap di balik penemuan dua jasad remaja yang terkapar di dalam saluran air Jalan Raya Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, akhirnya benderang. 

Polres Metro Bekasi Kota meralat narasi yang sempat beredar dan menegaskan bahwa para korban bukan tewas akibat tawuran, melainkan dibantai secara brutal dalam aksi pengejaran dan perampokan sadis setelah melarikan diri karena kalah jumlah.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, membeberkan bahwa petaka berdarah ini bermula dari kesepakatan tawuran di media sosial antara dua kelompok remaja, yakni "Timur Everybody" dan "Gas Roof Mentality". 

Kedua kubu berjanji untuk beradu kekuatan di kawasan Jalan Mutiara Gading Timur (MGT).

"Namun, saat di lokasi pertemuan, kelompok Gas Roof Mentality hanya datang dengan sekitar tiga kendaraan. Sementara kelompok lawan, Timur Everybody, datang dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak. Menyadari kalah jumlah, kelompok korban memilih melarikan diri sehingga bentrokan pertama belum sempat terjadi," jelas Kombes Kusumo dalam konferensi pers di Mapolres, Jumat (26/6/2026).

Melihat lawannya kabur, kelompok Timur Everybody yang kalap langsung memacu kendaraan melakukan perburuan buta. Pengejaran maut ini terjadi di dua titik lokasi berbeda, Ujarnya. 

Red (Ag). 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka