Ditemukan Pekerjaan Turap dalam Kondisi Tergenang, Proyek P3-TGAI Desa Balonggandu Dipertanyakan


1000934031.jpg

KARAWANG,INFONEWS -

‎Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian metode pekerjaan dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak/juknis) program yang menekankan kualitas konstruksi, transparansi, dan partisipasi petani.

‎‎Juknis P3-TGAI mengatur bahwa kegiatan dilaksanakan secara swakelola oleh P3A, GP3A, atau IP3A, tanpa melibatkan pihak ketiga. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, dengan objek pekerjaan terbatas pada rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan jaringan irigasi tersier dan irigasi desa. P3A merupakan Perkumpulan Petani Pemakai Air, GP3A adalah Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air, sedangkan IP3A merupakan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air.

‎‎Saat meninjau lokasi pada Jumat (10/7/2026), awak media mendapati pekerjaan turap saluran masih dilakukan dalam kondisi tergenang. Batu-batu tampak disusun di dalam air tanpa terlihat adanya pengeringan lokasi, pemasangan kisdam, maupun pondasi dan lapisan adukan semen-pasir sebagai dasar pasangan batu. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kekokohan dan umur bangunan apabila tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.

‎‎Di lokasi terpasang papan informasi proyek yang mencantumkan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi P3-TGAI dengan nilai bantuan Rp195 juta yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh P3A Tani Tangguh dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender. Pada papan tersebut juga ditegaskan bahwa kegiatan dilaksanakan secara swakelola dan tidak boleh dipihakketigakan.

‎‎Bendahara P3A Tani Tangguh, Iki Alawi, yang juga menjabat sebagai bendahara desa, saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa dirinya hendak melakukan pengukuran pada lokasi pekerjaan lain. Pendamping kegiatan di lapangan memberikan jawaban serupa. Sementara itu, seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa adukan semen rencananya akan diberikan setelah debit air surut dan saat ini baru dilakukan penataan batu.

‎‎Upaya konfirmasi kepada Ketua P3A Tani Tangguh, Tedi, melalui sambungan telepon belum memperoleh tanggapan hingga berita ini disusun. Oleh karena itu, belum dapat dipastikan apakah metode pelaksanaan yang terlihat di lapangan telah sesuai dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis yang disetujui.

‎Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk menggunakan hak jawab dan memberikan klarifikasi demi menjaga keberimbangan serta akurasi informasi.

‎Eghi Alam

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka