Direksi PT Jawa Satu Power (JSP) Memohon Maaf atas Kejadian Kebisingan yang Terjadi Akibat Pengujian/Commisoning

CILAMAYA-KARAWANG INFONEWS TERKINI - Untuk kali kedua, komplek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 kembali bikin resah masyarakat Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya Wetan. 

Pasalnya, setelah suara kebisingian bergemuruh kencang di area project pada 5 Mei 2023 lalu akibat pengujian/Commisioning yang diduga akibat adanya tekanan berlebih yang membuat sistem pengaman pembangkit Pressure Safety Valve (PSV_red), hingga membuat direksi PT Jawa Satu Power (JSP) memohon maaf atas kejadian kebisingan yang terjadi dengan durasi 9 menit dari pukul 21.14 - 21.23 Wib.

Kejadian serupa justru kembali terjadi pada Senin malam (31/7/2023) hingga membuat kecemasan berulang di rasakan warga Cilamaya sekitar area projects. 

"Kejadian lagi bergemuruh, terdengar kencang sampai sekitaran Masjid Al Amin Pangkalan, suaranya seram pula dari area PLTGU. Durasinya lama, jadi takut ngebledug ada ledakan, beberapa warga pada keluar rumah, " Kata Warga Cilamaya, Hj Ida Ridayah.

External Affair PT Jawa Satu Powerr Tig Djulianto mengatakan, kejadian kebisingan yang terjadi pada Senin malam, sama kasusnya seperti yang pertama. Kalau dulu, terjadi akibat Comisioning unit 1 dan yang sekarang comisioning unit 2, jadi ada 2 unit.

Pihaknya, Sudah menyampaikan kejadian ini kepada masyarakat, termasuk tadi lewat grup WA ke masyarakat juga sudah disampaikan.

Ketika proses commissioning dan pengetesan selesai, akan seperti Unit 1 sekarang yang anteng dan alus.

Bisa dilihat unit 1 yang sudah selesai proses commissioning, suaranya halus dan Nyaris tidak kedengaran suaranya, " Ujarnya.

Hal seperti itu dimungkinkan terjadi saat fase pengujian/commissioning. Kemudian, sebutnya, dampak semalam terjadi, karena adanya tekanan berlebih sehingga sistem pengaman pembangkit Pressure Safety Valve (PSV_red) bekerja untuk mengurangi resiko yang lebih besar dan sistem PSV bekerja dengan baik dan efektif dengan cara melepaskan tekanan sesuai prosedur dan mekanisme desain pembangkit.

"Kami dari JSP menyampaikan permohonan maaf apabila dalam tahap pengujian/commissioning ini ada sedikit dampak kebisingan terhadap masyarakat di sekitar project. Hal seperti itu dimungkinkan terjadi saat fase pengujian/commissioning,”ucap Tig.

Sekarang kondisinya sudah kembali normal dan terkendali, tadi malam kebisingan berlangsung sekitar sekitar 5 menit,”pungkasnya.

Dikatakannya juga pihaknya akan terus melakukan evaluasi terkait proses mekanisme maupun sistem proyek tersebut agar berjalan lancar dan ramah terhadap lingkungan.

Red : innews 

Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !