Dari Hati Untuk Masyarakat:PT.Kreasi Prima Land Prioritaskan Infrastruktur Sebagai Wujud CSR


[Dari Hati Untuk Masyarakat:PT.Kreasi Prima Land Prioritaskan Infrastruktur Sebagai Wujud CSR]

 

BOGOR-INFONEWS TERKINI.

Komitmen membangun negeri bukan sekadar wacana. Hal ini dibuktikan nyata oleh Kreasi Prima Land, pengembang Perumahan Pesona Prima 9 Cikahuripan seluas 11 Ha mencakup 1025 Unit Rumah Subsidi. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan ini menginvestasikan dana fantastis sebesar Rp2,3 Miliar khusus untuk pembangunan dan pelebaran jalan strategis di Desa Cikahuripan, tidak terlepas dari wujud nyata Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo, khususnya di Jawa Barat.

Langkah monumental ini menjadi bukti nyata kepedulian sektor swasta terhadap kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Jalan yang direnovasi merupakan jalur kolektor vital yang saat ini menjadi aset desa dan berpotensi ditingkatkan statusnya menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bogor. Menyadari pentingnya konektivitas tersebut, pihak pengembang mengambil inisiatif luar biasa dengan memperluas jalan tersebut menggunakan dana murni dari internal perusahaan, tanpa membebani anggaran negara sedikitpun.

Dalam sesi dialog yang hangat namun tegas, Direktur Kreasi Prima Land, Ir. Hadiana, memaparkan visi besar di balik pembangunan ini.

"Filosofi kami sederhana namun kuat: Sebagai warga negara yang baik, kita wajib memberi manfaat di mana pun kita berpijak. Jalan ini adalah aset bersama. Maka, melihat kebutuhan lapangan, kami bergerak cepat. Kami melebarkan jalan ini dengan biaya sendiri, mulai dari pembebasan lahan hingga pengecoran, semata-mata demi kemudahan akses masyarakat", ucap Ir. Hadiana Kepada Wartawan, Minggu (28/06/2026). 

Lebih lanjut Hadiana menjelaskan detail teknis dan komitmen perusahaan terhadap warga:

"Kami membebaskan lahan kanan-kiri jalan dengan membayar lunas kepada masyarakat. Lebarnya kami sesuaikan kondisi existing, bervariasi dari 2 meter hingga 3 meter, sehingga rata-rata menjadi 4 meter dengan panjang total 1 Kilometer. Ini bukan proyek instan, ini sudah direncanakan matang jauh-jauh hari karena kami paham, aktivitas ekonomi butuh infrastruktur yang mumpuni.

Soal pembiayaan, Hadiana menegaskan bahwa seluruh biaya yang mencapai Rp2,3 Miliar tersebut adalah murni dari kas perusahaan.

"Ini adalah program 'Sami Sape (Satu Milyar Satu Perusahaan)', satu milyar lebih untuk pengecoran, dan totalnya menyentuh Rp 2,3 milyar termasuk pelebaran. Dana ini asli dari perusahaan, bukan APBD maupun APBN. Kami anggap ini sebagai kontribusi nyata, ibarat zakat yang kami keluarkan lebih dulu untuk kemaslahatan. Selain ini, kami juga terus berkontribusi via pajak PPh, PBB dan PNBP lain yang rutin masuk ke kas negara." tegas Hadiana.

Di akhir pemaparannya, Hadiana menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh elemen masyarakat dan insan pers. Ia mengajak semua pihak untuk lebih bijak dan objektif melihat pembangunan.

"Bagi kami, berbuat baik tidak butuh penghargaan. Perjuangan ini jalan terus meski banyak omongan di luar sana. Justru saya mengajak: daripada berkomentar negatif tanpa dasar, lebih baik kita duduk bersama, berdiskusi, dan berkolaborasi. Program positif ini pasti berjalan, dan yang menikmati hasilnya adalah kita semua. Mari dukung yang baik, karena mendukung kebaikan itu rezeki, menghambat justru merugikan diri sendiri."

Langkah Kreasi Prima Land ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk turut serta memajukan daerah, membuktikan bahwa kemajuan bisa tercapai jika ada sinergi yang kuat antara dunia usaha, masyarakat serta Pemerintah setempat tentunya.

Red (Athan). 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka