Anggota DPR RI Ingatkan Menkeu Suahasil , Jangan Bebani Negara, Untuk Membayar Hutang Whoosh Rp. 79 Trilliun. Lalu Siapa Kalau Bukan Negara.


[Anggota DPR RI Ingatkan Menkeu Suahasil , Jangan Bebani Negara, Untuk Membayar Hutang Whoosh Rp. 79 Trilliun. Lalu Siapa Kalau Bukan Negara.]

JAKARTA-INFONEWS TERKINI. 

Utang Whoosh Rp79 T, Anggota DPR Ingatkan Menkeu Baru Suahasil, Jangan Bebani Negara. 

Pengelolaan kewajiban pembiayaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh memasuki fase baru setelah Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib meminta skema penyelesaiannya jelas dan tidak membebani ruang fiskal negara dalam jangka panjang.

Labib meminta penyelesaian kewajiban PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) transparan dan terukur, dengan dasar hukum serta mekanisme pembayaran yang jelas.

"Menkeu baru perlu segera memberikan kepastian mengenai skema penyelesaian kewajiban KCIC," kata Labib, Rabu (16/9/2026).

Kewajiban Whoosh kepada China Development Bank disebut sekitar US$4,5 miliar atau Rp79,45 triliun, dengan tenor hasil restrukturisasi hingga 80 tahun.

Labib juga mendorong peningkatan penumpang, efisiensi operasional, integrasi kawasan ekonomi, dan pengembangan sumber pendapatan Whoosh.

Red (Ag). 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka