- Oleh Infonews871
- 13, Sep 2026
JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus Dugaan suap dan penerimaan Gratifikasi di Lingkungan Kementrian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Terbaru dari KPK, Tim penyidik melakukan penggledahan di sejumlah Lokasi di Kantor Kementrian ATR/BPN, dengan Fokus Utama menyasar Ruangan Pejabat Tinggi.
Juru bicara KPK (Budi Prasetyo) mengungkapkan Kegiatan Penggledahan ini dilakukan untuk mencari serta melengkapi alat Bukti dalam Penyelidikan perkara yang bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) .
"Dalam Lanjutan penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Kementrian ATR/BPN, hari ini Kamis (17/09/2026), Penyidik memulai kegiatan Penggledahan ", kata Budi Prasetyo kepada Wartawan, Kamis (17/09/2026).
Budi Menyebut, Penggledahan dilakukan di sejumlah Lokasi di Lingkungan Kantor Kementrian ATR/BPN, salah satunya Ruangan Dirjen Pengendalian dan penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Lampri,yang sudah berstatus Tersangka.
Budi menambahkan, kegiatan Penggledahan sangat dibutuhkan penyidik guna mencari alat bukti untuk memperkuat Pembuktian atas Perkara Dugaan Korupsi yang menyeret Sejumlah nama penting, termasuk orang-orang dekat di lingkaran Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
"Kegiatan Penggledahan tersebut dibutuhkan Penyidik untuk mencari dan melengkapi alat bukti dalam penyelidikan perkara yang bermula dari Peristiwa tertangkap tangan ini" ujar Budi Prasetyo.
Red (Ag).
Belum ada komentar.