Terkait Adanya Pernyataan SK Baru Yang Dikeluarkan Pihak Kesbangpol, KPU dan Bawaslu Pengurus DPC Gerindra Kebumen Yang Lama Angkat Bicara.

IMG-20230224-WA0159.jpg
Terkait Adanya Pernyataan SK Baru Yang Dikeluarkan Pihak Kesbangpol, KPU dan Bawaslu Pengurus DPC Gerindra Kebumen Yang Lama Angkat Bicara.

KEBUMEN INFONEWS - Kebumen-Terkait dengan adanya pernyataan dari pihak Kesbangpol,KPU dan juga Bawaslu Kebumen yang menyampaikan perihal adanya Surat Keputusan Pengurus DPC Gerindra yang baru sifatnya baru menerima menjadikan Ketua DPC Gerindra Kebumen yang lama angkat bicara.

Ketua DPC Gerindra H Agung Prabowo di dampingi sekretaris dan bendaharanya di hadapan Ketua Pager (Paguyuban Gerindra) H. Akhmad Tofik Rohmani, SE yang bertempat di Kantor DPC Gerindra (24/02/2023) menyampaikan bahwa dengan adanya konsolidasi yang di lakukan oleh pengurus Gerindra yang baru dirasa kurang bijak karena saat melakukan konsolidasi tersebut di lakukan Surat Keputusan (SK) belum di awali dengan serah Terima. 

Karena menurut hemat kami seharusnya pengurus yang baru ada pertemuan terlebih dahulu dengan pengurus yang lama karena itu sebagai bentuk beretika dalam berorganisasi, selanjutnya harusnya di lakukan serah Terima dahulu baru pengurus yang baru bisa melakukan konsolidasi. Ucapnya.

Agung menambahkan dengan munculnya surat keputusan pengurus yang baru hingga kini belum ada pertemuan terkait tahapan 2024.

Agung Prabowo juga menyampaikan jika Surat Keputusan pengurus yang baru itu patut di pertanyakan seperti halnya ada anggota yang tercantum di SK tersebut tidak dikordinasikan dulu yang menjadikan mereka membuat surat pernyataan pengunduran diri yang di tandatangani di atas materai yang berkekuatan hukum, selanjutnya yang lebih parahnya lagi ada anggota di pengurusan baru tersebut tercatat sebagai bacaleg di parta lain. Ucapnya.

"Hal ini kami sampaikan sebagai etika berorganisasi karena bila hal ini di biarkan maka di khawatirkan ada efek negatif terhadap partai Gerindra dan nantinya dapat menurunkan suara Partai" Tegasnya.

Adapun pencapaian kinerja DPC lama yaitu 1.Lolosnya partai gerindra untuk dapat mengikuti pemilu 2024

2.pencapaian target dalam pembentukan struktural di tingkat bawah dan juga saksi

3.Terjaganya kondusifitas terhadap mesin partai

4. Perekrutan Bacaleg potensial di setiap dapil sudah berjalan

5. Kesiapan pencapaian target dari 7 kursi menjadi 10 kursi sudah di tandatangani dalam fakta integritas yang di lakukan saat Rakorda di Jawa Tengah

6. Kaderisasi struktural berjalan baik sehingga terbentuk kekuatan baru yaitu PAGER (Paguyuban Gerindra) Kebumen.

Agung menyayangkan terkait konsolidasi yang di lakukan pengurus yang baru belum lama ini harusnya melalui tahapan awal yaitu pemaparan pencapaian tahapan dalam menuju pemilu 2024 serta sampai saat ini belum adanya serah Terima antara pengurus yang lama kepada pengurus yang baru selanjutnya pengambil alihan struktural dan aset tidak menggunakan tata cara dan aturan serta pengambil alihan struktural di ambil tidak melalui mekanisme di tambah belum terdaftar nya Surat Keputusan Pengurus yang baru baik di Kesbangpol, KPU dan juga Bawaslu. Pungkasnya.

"Jikalau memang ada suatu kesalahan yang di lakukan pengurus DPC Gerindra Kebumen harusnya ada tahapan Surat Teguran 1,2 maupun 3." Tutupnya

Pernyataan kpu dan Bawaslu itu sifatnya baru menerima sebatas dokumen/draf SK kepengurusan belum legalitas nya di akui Sah menurut negara karena akan di komunikasikan dan di putuskan oleh PKPU RI dulu sehingga sk DPC yang lama masih berlaku.

"Apabila terjadi konflik maka Kesbangpol akan membekukan rekening anggaran bantuan terhadap DPC Gerindra di tahun ini."

Agung menegaskan mengacu dengan adanya pernyataan dari pihak Kesbangpol, KPU dan Bawaslu yang menyatakan bahwa mereka sifatnya baru hanya sebatas menerima Surat Keputusan Yang baru berarti Surat Keputusan yang saat ini tercatat di Kesbangpol, KPU dan Bawaslu masih Surat Keputusan yang lama! Tegasnya.

Parjono,S.Sos selaku sekertaris kepada awak media secara terpisah menyampaikan jika dirinya pada hari selasa (21/02/2023) mendatangi Kesbangpol,KPU maupun Bawaslu untuk menanyakan terkait Surat Keputusan yang baru apa sudah di daftarkan di Kesbangpol dan pihak kesbangpol, KPU dan Bawaslu menyampaikan hal yang sama bahwa pihaknya sifatnya hanya menerima Surat Keputusan tersebut tetapi belum di di daftarkan sehingga menjadikan dirinya menyampaikan adanya kekhawatiran bahwa nantinya ada pihak luar menuntut Surat Keputusan tersebut ,hal ini untuk menjaga kondusifitas dan menjaga marwah partai di karenakan adanya salah satu anggota yang tercantum di struktural sudah mengundurkan diri dari kader Gerindra dan sekarang pun yang bersangkutan terdaftar sebagai bacaleg partai lain. Terangnya.

Bangun selaku Bendahara DPC Partai Gerindra juga menambahkan terkait perihal keuangan yang ada di DPC Gerindra Kebumen dirinya juga siap melaporkan kepada para pengurus PAC Gerindra yang ada di Kebumen supaya opini yang berkembang di luar terkait keuangan Gerindra banyak di salahgunakan itu terbantahkan. 

H.Akhmad Tofik Rohmani,SE selaku ketua Pager (Paguyuban Gerindra) Kebumen terpisah kepada awak media menyampaikan terkait dirinya menemui pengurus Gerindra yang lama ini agar mendapatkan klarifikasi dan penjelasan terkait adanya kejadian yang sedang di alami DPC Gerindra.

Karena saat Pager (Paguyuban Gerindra) Kebumen berdiskusi pada hari minggu (19/02/2023) di kantor DPC seluruh PAC dan sayap partai meliputi PPIR, GEMBIRA, PIRA, TIDAR serta SATRIA juga menyepakati dan menghendaki bahwa kepemimpinan DPC Gerindra Kebumen masih di pegang oleh Agung Prabowo minimal sampai Pemilu nanti dan bilamana nantinya Adanya pergantian kepengurusan bisa di lakukan dengan mengevaluasi kinerja Agung Prabowo dalam pencapaian kinerjanya di pemilu 2024 adapun kesepakatan yang di lakukan seluruh PAC serta sayap partai pun juga di kuatkan dengan penandatanganan surat pernyataan yang di tandatangani di atas materai. Ucapnya.

"Saya selaku kader Gerindra Kebumen yang mencintai partai Gerindra dengan membentuk Pager (Paguyuban Gerindra) tidak ingin dengan adanya masalah berkepanjangan ini yang nantinya dapat mengganggu kondusifitas di dalam partai Gerindra yang ada di Kebumen." Terang nya

Tofik menambahkan jika nantinya dirinya selaku ketua Pager (Paguyuban Gerindra) Kebumen yang cinta terhadap Partai Gerindra juga akan melakukan klarifikasi terhadap pengurus yang baru terkait apa yang menjadikan permasalahan ini terjadi untuk nantinya kita selaku kader Gerindra yang cinta terhadap Gerindra dapat menemukan jalan terbaik sehingga permasalahan yang terjadi ini dapat segera terselesaikan dengan baik. Pungkasnya.        

 RED Madya/Dn (tim)

Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu

Komentar

  • Belum ada komentar !