- Oleh Infonews871
- 17, Jun 2026
JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dievaluasi secara menyeluruh. Permintaan tersebut disampaikan setelah jumlah peserta SPPI yang meninggal dunia saat mengikuti rangkaian pelatihan bertambah menjadi tiga orang, Kamis (25/6/2026).
"Dengan adanya laporan satu lagi peserta calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia, total korban jiwa hingga saat ini menjadi tiga orang, setelah sebelumnya dua peserta calon manajer Koperasi Desa juga meninggal dalam rangkaian pelatihan di sejumlah daerah," kata TB Hasanuddin. Politikus PDI-P itu meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme seleksi kesehatan, intensitas latihan, pengawasan medis selama kegiatan, hingga kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan tugas peserta. "Keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama. Program yang bertujuan membangun kapasitas SDM tidak boleh mengorbankan aspek kesehatan dan keamanan peserta," tegasnya.
TB Hasanuddin menilai materi pelatihan bagi calon manajer koperasi seharusnya lebih fokus pada tugas yang akan mereka emban, bukan pelatihan militer intensif. "Kalau memang peserta dipersiapkan untuk jabatan manajerial di Koperasi Desa, maka fokus utama sebaiknya diberikan pada pelatihan manajemen koperasi saja, penguatan kapasitas organisasi, dan pelatihan teknis yang secara relevan," jelasnya. Ia menyebut pelatihan dasar kemiliteran cukup diarahkan pada pembentukan disiplin dan kekompakan melalui kegiatan baris-berbaris, santiaji, apel, dan senam pagi pada tingkat dasar dan terbatas.
Korban ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, dikonfirmasi Kementerian Pertahanan meninggal saat mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut Novia mengalami gangguan kesehatan pada 22 Juni 2026 dan dinyatakan meninggal pada 23 Juni 2026 akibat penyakit Tuberkulosis.
Red (Ag).
Belum ada komentar.