Pto by innews
KARAWANG-INFONEWS TERKINI– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, menyebabkan banjir di Desa Jayanegara, khususnya di Dusun Pulomas dan Dusun Ciketeng, pada [hari/tanggal]. Ketinggian air bervariasi mulai dari 40 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter, merendam permukiman warga dan sejumlah fasilitas umum.
Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa jam sehingga saluran drainase tidak mampu menampung debit air. Air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga serta akses jalan lingkungan.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Tempuran Komarudin bersama jajaran Polsek Tempuran, Babinsa TNI, serta Kepala Desa Jayanegara Nawawi (Kades Miing) langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan memastikan keselamatan warga. Pemerintah kecamatan menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat penanganan banjir.
Camat Tempuran Komarudin mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu mendapat informasi adanya banjir di Desa Jayanegara, kami langsung turun ke lapangan bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa untuk memastikan kondisi warga serta melakukan langkah-langkah penanganan darurat,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, dampak banjir di Desa Jayanegara meliputi:
1. Dusun Pulomas (RT 05 RW 03 dan RT 06 RW 03)
Rumah terdampak: 30 unit
Jumlah jiwa: 105 orang
Kepala keluarga: 39 KK
Balita: 20 orang
Bayi: 10 orang
Fasilitas terdampak: 4 jalan lingkungan
Tinggi air: 40 hingga 80 sentimeter
2. Dusun Ciketeng (RT 08 RW 04 dan RT 07 RW 04)
Rumah terdampak: 51 unit
Jumlah jiwa: 243 orang
Kepala keluarga: 97 KK
Balita: 15 orang
Bayi: 9 orang
Fasilitas terdampak: 4 jalan lingkungan
Tinggi air: 50 hingga 120 sentimeter
Sementara itu, Kepala Desa Jayanegara Nawawi (Kades Miing) menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama warga terus melakukan gotong royong dan pemantauan kondisi di lapangan.
“Kami bersama warga dan aparat terus bersinergi melakukan pemantauan, membantu warga terdampak, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Hingga saat ini, kondisi banjir masih dalam pemantauan aparat gabungan. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.
Red by innews
Belum ada komentar.