Gelar Bukber di Cikampek, Paguyuban Vespa Karawang dan Cikberto 13 Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim


IMG-20260313-WA0131.jpg

KARAWANG,INFONEWS –

Momentum bulan suci Ramadan kembali menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus kepedulian sosial bagi komunitas otomotif di Jawa Barat. Pada Jumat, 13 Maret 2026, Paguyuban Vespa Karawanga sukses menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama (Bukber) yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim berlokasi di Taman Pelangi, Cikampek.

​Acara ini bukan sekadar ajang kumpul rutin, melainkan wujud nyata dari sisi humanis komunitas motor yang seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

Kegiatan mulia ini dipimpin langsung oleh Ketua Paguyuban Vespa Karawang, Agus Bonik. Kehadiran sosok pemimpin organisasi ini menegaskan komitmen paguyuban dalam menjaga marwah komunitas sebagai pelopor kegiatan positif di Karawang.

​Tidak bergerak sendiri, acara ini juga didukung penuh oleh jejaring komunitas lokal yang memiliki semangat serupa, di antaranya:

-​Cikberto 13 (Cikampek Bertato): Menunjukkan bahwa penampilan luar bukan penghalang untuk berbuat kebaikan.

-​Slankers Cikampek: Menambah kemeriahan dan kekeluargaan dengan jiwa "PLUR" (Peace, Love, Unity, and Respect) yang khas.

​Kehadiran komunitas seperti Cikampek Bertato dan pecinta Vespa dalam satu forum santunan anak yatim memberikan pesan edukatif yang kuat kepada publik.

​"Kegiatan ini adalah bukti bahwa solidaritas kami tidak terbatas pada hobi otomotif semata, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian kita semua," ujar salah satu perwakilan panitia di lokasi.

​Di tengah hiruk pikuk jalanan, kolaborasi ini membuktikan bahwa persaudaraan (brotherhood) di dunia komunitas motor di Karawang telah bertransformasi menjadi gerakan sosial yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pemilihan Taman Pelangi Cikampek sebagai lokasi acara memberikan nuansa yang hangat dan terbuka. Rangkaian acara dimulai dengan pembagian santunan secara simbolis, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan wilayah Karawang, dan ditutup dengan buka puasa bersama yang penuh khidmat.

​Aksi yang diinisiasi oleh Agus Bonik dan kawan-kawan ini diharapkan menjadi pemantik bagi komunitas lain untuk terus menebar kebaikan. Karawang tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga kota dengan komunitas yang memiliki empati tinggi terhadap isu sosial.

Nuraeni

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka