- Oleh Infonews871
- 30, May 2026
KARAWANG,INFONEWS -
Aksi damai yang digelar ratusan anggota Karang Taruna Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, di depan kawasan PT Chang Shin Indonesia pada Rabu (10/6/2026), berlangsung tertib dan berakhir kondusif setelah dilakukan dialog antara perwakilan masyarakat, perusahaan, dan pihak terkait.
Massa aksi membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 12.30 WIB setelah sejumlah aspirasi yang disampaikan mendapatkan tanggapan dari pihak perusahaan maupun vendor yang menjadi pokok persoalan dalam aksi tersebut.
Pengamanan kegiatan dilakukan secara maksimal oleh jajaran Polres Karawang melalui Polsek Kotabaru yang menerjunkan sekitar 100 personel. Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Kotabaru IPTU Hendra Saparudin bersama unsur TNI dari Koramil 0406/Cikampek yang dipimpin Danramil Kapten Infanteri Encep Sumarna.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Hari Purnomo selaku perwakilan vendor jasa keamanan yang baru ditunjuk PT Chang Shin, aksi tersebut berawal dari adanya ketidakpuasan sebagian masyarakat terkait proses pergantian vendor yang sebelumnya telah lama bekerja sama dengan perusahaan.
Menurutnya, substansi keberatan yang disampaikan masyarakat bukan semata-mata penolakan terhadap vendor baru, melainkan minimnya komunikasi yang dianggap terjadi sebelum pergantian dilakukan.
"Pada dasarnya masyarakat tidak menolak kehadiran vendor baru. Yang menjadi perhatian adalah kurangnya komunikasi dan koordinasi dengan lingkungan sebelum kebijakan tersebut berjalan," ujarnya.
Hari menjelaskan bahwa penunjukan vendor baru dilakukan melalui mekanisme internal perusahaan, termasuk proses tender dan evaluasi profesional yang menjadi kewenangan manajemen perusahaan.
Namun demikian, ia mengakui bahwa aspek komunikasi sosial dengan lingkungan sekitar menjadi pelajaran penting yang perlu diperbaiki ke depan.
Dalam dialog yang berlangsung, tercapai kesepahaman untuk membangun pola komunikasi yang lebih baik antara vendor baru dengan masyarakat setempat.
Salah satu poin yang mengemuka adalah komitmen untuk melibatkan warga sekitar dalam berbagai program pembinaan sumber daya manusia, termasuk peluang kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan standar profesi yang berlaku.
Hari menegaskan bahwa pekerjaan di bidang keamanan merupakan profesi yang membutuhkan kompetensi dan sertifikasi tertentu sehingga proses rekrutmen harus mempertimbangkan aspek kemampuan teknis, bukan sekadar rekomendasi.
Sebagai bentuk solusi, pihak vendor menyatakan kesediaannya memberikan pelatihan dan pendampingan kepada calon tenaga kerja lokal agar memiliki kualifikasi yang dibutuhkan.
"Kami siap bekerja sama dengan lingkungan, termasuk memberikan pelatihan dan sertifikasi agar masyarakat lokal memiliki kesempatan yang lebih besar untuk masuk dan bekerja secara profesional," katanya.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut juga mendapat pendampingan dari sejumlah unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang berperan sebagai mediator.
Dalam proses dialog, berbagai pihak sepakat bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dijamin oleh undang-undang, namun harus dilakukan secara tertib dan mengedepankan musyawarah agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan semua pihak.
Pendekatan dialogis akhirnya menjadi jalan tengah yang mampu meredam ketegangan serta menghasilkan kesepahaman yang lebih konstruktif.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kepentingan investasi dan aspirasi masyarakat lokal.
Di satu sisi, perusahaan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan bisnis, termasuk pemilihan mitra kerja atau vendor berdasarkan kebutuhan operasional dan standar profesional.
Di sisi lain, masyarakat sekitar juga memiliki harapan agar setiap perubahan yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan sosial maupun peluang kerja lokal dapat dikomunikasikan secara terbuka.
Berakhirnya aksi damai Karang Taruna Desa Jomin Barat tanpa insiden menunjukkan bahwa dialog masih menjadi instrumen paling efektif dalam menyelesaikan persoalan hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
Ke depan, seluruh pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini dengan memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.
Dengan terciptanya hubungan yang harmonis, keberlangsungan investasi dapat terjaga, sementara masyarakat sekitar tetap memperoleh manfaat ekonomi dan kesempatan kerja yang adil sesuai kompetensi yang dimiliki.
Aksi yang berlangsung aman dan terkendali tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa penyampaian aspirasi secara damai dan terbuka dapat menghasilkan solusi yang lebih produktif dibandingkan konfrontasi yang berpotensi merugikan semua pihak.
Eghi Alam
Belum ada komentar.