- Oleh Infonews871
- 01, Feb 2026
Yogyakarta — Infonews871.com-Dalam rangka memperingati peristiwa heroik 14 Februari, GPPM
P 1946 DPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar sarasehan bertema “Ideologi Pancasila dalam Peningkatan Kualitas Berorganisasi” di Gedung Sadewa, Kantor Kesbangpol DIY, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Suroso sebagai narasumber yang membahas penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berorganisasi. Hadir pula Aris Pramono yang mewakili Kepala Badan Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto, S.IP., M.M, serta jajaran penasehat, pengawas, dan pengurus DPD DIY. Sarasehan juga diikuti perwakilan DPC Gunungkidul, serta calon pengurus DPC Bantul, Kulon Progo, dan Sleman.
Dalam sambutan tertulis Kepala Badan Kesbangpol DIY yang disampaikan oleh perwakilannya, pemerintah daerah memberikan apresiasi atas konsistensi GPPMP dalam menanamkan nilai kebangsaan.
“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kondusivitas, membangun dialog, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Kami mengapresiasi GPPMP yang terus menanamkan semangat nasionalisme sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional,” demikian pesan yang disampaikan.
Selain itu, sarasehan menghasilkan komitmen bersama untuk terus merawat semangat Merah Putih, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mendorong kontribusi aktif organisasi masyarakat dalam pembangunan bangsa.
Ketua DPD DIY Yusuf Langke menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi ideologis di tubuh organisasi.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi harus menjadi nilai hidup dalam berorganisasi. Melalui sarasehan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kader GPPMP mampu berperan sebagai perekat persatuan serta penggerak nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan ideologi Pancasila menjadi penting di era dinamika sosial saat ini, sehingga organisasi masyarakat tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga memiliki arah perjuangan yang jelas dalam membangun bangsa.
Sarasehan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi kebangsaan, sekaligus memperkuat jaringan komunikasi antar pengurus di tingkat kabupaten/kota di DIY.
(Herman)
Belum ada komentar.