- Oleh Infonews871
- 23, Jul 2026
Banjarnegara INFONEWS TERKINI - Diketahui saat ini adalah musim kemarau, musim kemarau yang sering mengakibatkan kekeringan air dimana mana, sehingga beberapa wilayah yang ada di Banjarnegara kekurangan air bersih, dan sumber air bersih, banyak warga di sejumlah wilayah kekurangan air bersih,
Namun hal tersebut berkat kesigapan droping air bersih yang dilakukan dari pihak terkait BPBD Banjarnegara sangatlah membantu warga yang mengalami kekurangan air bersih, pihak BPBD dengan sigap rutin droping air bersih ke beberapa titik lokasi warga yang kekurangan air bersih,
Namun justru Ironisnya sejumlah air aliran sungai yang dahulu jernih kini malah keruh pekat dan tercemar limbah sejumlah cucian pasir, yang limbah cuciannya di buang ke sungai, hal tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah oknum pengusaha cucian pasir ilegal nakal, yang membuang limbah nya ke sungai.
Sungai yang seharusnya jernih ketika musim kemarau, namun berbeda dengan kondisi sungai di sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara seperti hal nya di wilayah kecamatan Purwanegara dan sekitarnya, hal ini terjadi diduga diwilayah tersebut marak dengan aktifitas kegiatan cucian pasir yang diduga ilegal,
Menurut informasi dari beberapa sumber,yng di himpun awak media pada (27/7/2026) bahwa pihak terkait sudah melakukan sosialisasi terkait dilarangnya membuang limbah cucian pasir langsung ke sungai, namun sosialisasi tersebut diduga tidak dihiraukan oleh sejumlah pelaku usaha cucian pasir,
"faktanya air Sungai masih selalu keruh pekat sepanjang hari.tanoa menunjukan perubahan yang positif dari hasil sosialisasi tersebut,
Beberapa warga desa Wanadri yang meminta untuk dirahasiakan identitasnya saat bertemu wartawan pada Kamis (30/7/2026) hampir rata rata mengungkapkan hal yang sama terkait keluhan dan kekecewaannya atas keruhnya sejumlah air sungai yang diakibatkan limbah cucian pasir yang dibuang ke sungai.
"Iya pak, "kami sangat prihatin dan sekaligus kecewa, "kali air nya butek keruh dan juga banyak sampah,
"yang kita herankan kok. pihak terkaitnya diam saja, "apakah gak pernah tau, "atau memang tau tapi diam saja, "ini sangat ironis kalau gak tau,
"kami sih berharap agar pihak terkait harus tegas, "cek semua ijin mereka legal atau ilegal, ketegasan itu perlu jangan dilihat siapa dia, "karena ini sudah mencemari ekosistem sungai.
Dilokasi berbeda namun masih di sekitar desa Wanadri Sejumlah warga diseputaran pasar Wanadri saat ditemui wartawan hampir rata rata mengatakan hal yang sama
"sungai keruh sudah lama, pihak dinas terkait nya diam aja, "sampah disungai banyak, "air sungai nya keruh pekat kaya gitu, air sungai keruh. akibat limbah cucian pasir yang dibuang dan dialirkan ke sungai, "Payah pihak terkaitnya di Pemkab Banjarnegara terkesan lemah, "gak tegas, "coba di cek, "mereka itu resmi punya ijin apa ilegal,
"Ya. kalo ilegal apa yang harus dilakukan oleh pihak terkait, "tentunya pihak terkait sudah tau langkah sikap dan ketegasannya, "tapi mana, "faktanya masih keruh terus air. "sungai dari dulu selalu keruh, "apalagi ini musim kemarau, "pastinya keruhnya sangat parah, "warga menunggu sampai sejauh mana ketegasan pihak terkait.
Untuk air bersih alhamdulilah berkat kesigapan pihak BPBD Banjarnegara yang sigap dan tanggap akan kebutuhan air bersih terhadap kami kami yang kekurangan air ini dapat membantu kami, semoga apa yang dilakukan BPBD bermanfaat bagi kami kami ini "Pungkasnya
Menyikapi hal seperti ini maka publik bertanya tanya, kinerja dan ketegasan pihak terkait patut di pertanyakan,.publik menunggu tindakan tegas pihak terkait atas keruhnya sejumlah sungai yang diakibatkan dari adanya limbah cucian pasir.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak pihak terkait. tentang langkah ketegasan
Red '. Tim Jateng
Belum ada komentar.