Beranda / Uncategorized / Publik Soroti Pengawasan Proyek Tidak Profesional Berpotensi Membuka Peluang Pelanggaran, Yang Berpotensi Rugikan Negara

Publik Soroti Pengawasan Proyek Tidak Profesional Berpotensi Membuka Peluang Pelanggaran, Yang Berpotensi Rugikan Negara

KEBUMEN INFONEWS TERKINI. Pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan masyarakat yang mendasar, demi lancarnya alur perekonomian masyarakat khususnya diwilayah pedesaan, untuk membawa hasil pertanian maupun hasil hutan,
sehingga perekonomian dapat berjalan dengan baik demi mendukung program pengentasan kemiskinan di lingkup kerja pemerintah daerah kabupaten Kebumen.

Program pemerintah daerah kabupaten Kebumen yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, sudah sepantasnya didukung oleh semua pihak dengan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan dan regulasi yang ada, sehingga pencapaian keberhasilan program akan maksimal.

Namun berbeda dengan pelaksana pekerjaan rusa jalan Wadasmalang – Sadang kulon yang terkesan hanya berfikir untung, meraup keuntungan yang besar tanpa memikirkan kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat,
sehingga melakukan pembangunan jalan yang terkesan asal – asalan,

Hal tersebut terbukti dengan jelas dilapangan bahwa proyek pembangjnan ruas jalan Wadasmalang – Sadangkulon yang membentang antara dusun Kapolan menuju dusun wonosari desa winosari sadang Kebumen baru beberapa minggu selesai dikerjakan sudah nampak retakan – retakan menyerupai batik,

Permasalahan tersebut sehingga menjadi sorotan tajam dari warga masyarakat sekitar dan publik,

Alih – alih memperbaiki struktur jalan yang rusak sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan, namun mirisnya pihak pelaksana pekerjaan hanya menutupi retakan dengan semen cair, lalu digaris agar retakan – retakan struktur jalan dapat tertutup untuk sementara waktu, guna menipu pandangan publik.

Tidak kalah penting dengan proses pengawasan proyek yang dilakukan oleh konsultan pengawas yang seharusnya selalu melakukan pendampingan dan pengawasan secara ketat agar dapat menghasilkan mutu proyek sesuai dengan teknis beton sesuai dengan regulasi, namun kali ini hanya membiarkan perbaikan struktur jalan dengan cara – cara yang terkesan akal – akalan.

Saat awak media meliput kegiatan perbaikan terhadap kerusakan struktur jalan, awak media mengklarifikasi salah satu pekerja yang sedang melakukan kegiatan menjawab dengan singkat, bahwa ” Ini sedang diperbaiki pak. Tadi sudah di glouting pak, trus ini kita ratakan dengan semen ” jawabnya singkat.

Beragam tanggapan masyarakat sekitar lokasi proyek, namun tanggapan tersebut lebih banyak mengeluhkan adanya pembangunan jalan yang retak bermotif menyerupai batik, masyarakat sekitar pun juga menyoroti hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh pelaksana proyek tersebut , bahkan warga pun menilai bahwa oelaksana proyek maupun pekerja nya mengabaikan pembangunan sisi jalan yang berada didepan rumah warga, sehingga masyarakat sekitar mengeluh ” “Lha ini pak, “masa membangun jalan seperti itu, “kerusakan betonnya sangat jelas kelihatan pada retak retak. “Masa beton retak cuma di tabal tambal aja. Hmmm parah ini, “coba lihat pak pembangunan sisi jalan yang berdekatan dengan rumah warga juga diabaikan seperti didepan rumah saya ini pak. “Padahal pembangunan ini kan menggunakan uang negara, harusnya dilakukan secara profesional pak, uang negara ya uang rakyat, kami walu warga sesa punya hak unruk konplain pak, “keluh sejumlah warga dengan nada kesal.

Dilokasi yang berbeda namun masih di sekitar wilayah kecamatan sadang kebumen sejumlah warga yang meminta agar tidak disebutkan identitasnya kepada wartawan mengatakan hal yang sama, pada prisipnya mereka menyoroti kinerja pihak dinas terkait khususnya dinas PUPR Kebumen yang terkesan lamban dalam menyikapi persoalan penbangunan akses ruas jalan Wadasmalang – Sasangkukon Sadang Kebumen yang retak retak.

Sehari sebelum adanya perbaikan terhadap kerusakan jalan, pada Rabu, 4 Oktober 2026 awak media melakukan klarifikasi dengan Kurnia Hadi selaku Kabid Binamarga PUPR Kebumen di kantornya, Kurnia menegaskan bahwa ” Terhadap kerusakan pada pembangunan ruas jalan Wadasmalang – Sadang kulon akan segera kami perintahkan kepada pelaksana proyek, untuk segera memperbaiki sesuai dengan tingkat kerusakan dan mengacu kepada SOP perbaikan dengan baik ” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pernyataan resmi dari pihak management pelaksana pekerjaan yang terpampang pada papan informasi publik yaitu CV. Dua Jaya.

Dan kepada pihak – pihak yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan dan tindakan secara proporsional dan terukur, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Red : tim innews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *