Beranda / PERISTIWA / Politisi PDI Perjuangan,Guntur Romli Desak Polda Metro Jaya,Buka Suara Terkait Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Di Bunderan HI,Terkait Mahasiswa Yang Diduga Bayaran.

Politisi PDI Perjuangan,Guntur Romli Desak Polda Metro Jaya,Buka Suara Terkait Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Di Bunderan HI,Terkait Mahasiswa Yang Diduga Bayaran.

JAKARTA-INFONEWS TERKINI.

Politisi PDI Perjuangan,Guntur Romli,angkat bicara mengenai aksi Mahasiswa yang hadir pada Acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bunderan HI,Jakarta pada Kamis,29/10/2026).
Guntur membandingkan kegiatan tersebut dengan Demonstrasi yang dilakukan ribuan Mahasiswa sehari sebelumnya,Rabu (28/10/2026),untuk menyampaikan kritik serta berbagai tuntutan Kepada Pemerintah.

Menurutnya,Mahasiswa yang turun ke jalan pada Rabu menggunakan biaya Pribadi untuk menyuarakan aspirasi.Namun,aksi mereka justru mendapat penghadangan dari Aparat,bahkan sejumlah peserta dikabarkan sempat diamankan.

Kondisi berbeda,kata Guntur,terlihat dalam aksi pada Kamis yang di nilainya sebagai gerakan tandingan untuk menunjukan Dukungan terhadap Pemerintah.Ia turut menyoroti kemegahan Panggung acara,kehadiran Raffi Ahmad bersama sejumlah selebritas,hingga dugaan fasilitas yang disediakan oleh Polda Metro Jaya.

Selain itu,Guntur mempertanyakan identitas seseorang peserta yang terlihat mengenakan Almamater Universitas Dian Nusantara (Undira),tetapi mengaku sebagai Mahasiswa BSI.Ia mengatakan,pihak Kampus telah membantah klaim tersebut.Sementara itu,peserta yang bersangkutan mengaku hadir karena mendapat Undangan dari sebuah Komunitas dan mendapat bayaran,ungkap Guntur.

Atas kejadian tersebut,Guntur mendesak pihak penyelenggara untuk membuka Informasi mengenai Komunitas yang merekrut peserta,pihak pemberi bayaran,nominal uang yang diterima,hingga sumber pendanaannya.Ia menilai praktik semacam itu berpotensi mencederai nilai dan semangat Sumpah Pemuda.Karena itu,pihak yang berada dibalik penyelenggaraan kegiatan tersebut harus diungkap secara Transparan.

“Maka pertanyaannya wajib dijawab terang-terangan.Komunitas apa yang menggalang mereka?Siapa yang membayar,berapa?Dan dari anggaran mana?”,ucap Guntur Romli.

Hingga berita ini diterbitkan,Raffi Ahmad,Willie Salim,maupun pihak Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan adanya peserta Bayaran dalam kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda di Bunderan HI,Jakarta.

Red (Ag).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *