JAKARTA-INFONEWS TERKINI.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)Jendral TNI Maruli Simanjuntak,secara terbuka mengeluarkan pernyataan Perang dan Ancaman tindakan Hukum tegas terhadap setiap Prajurit aktif yang terbukti memfasilitasi Praktik Perjudian.Pernyataan bernada keras tersebut disampaikan langsung oleh Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan ,Jakarta Pusat.
Langkah tegas Komando Atas ini merupakan respon langsung pasca viralnya operasi penggrebekan oleh Tim Kepolisian terhadap sebuah rumah dinas yang disalahgunakan menjadi Markas besar Operator Judi Online di Kawasan Perumahan Militer Cijantung ,Jakarta Timur.
Investigasi di lapangan mengkonfirmasi bahwa saat properti yang digerebek oleh jajaran penegak Hukum tersebut merupakan Rumah Dinas milik Kasi Intel Gartap 1 Jakarta,(Letkol INF.Araman Jab)Dalam operasi senyap tersebut,aparat Kepolisian berhasil menciduk sedikitnya 11 orang yang tengah bekerja sebagai Operator situs terlarang serta menyita puluhan unit Komputer raksasa sebagai Barang bukti utama.
Menanggapi keterlibatan tidak langsung Perwiranya yang menyewakan aset Negara kepada Sindikat kejahatan Siber,Jendral Maruli memastikan bahwa jajaran Angkatan Darat akan bergerak dengan respon cepat,guna mengusut tuntas motif pembiaran dan menjatuhkan Sanksi disiplin Militer tanpa tebang pilih.
Disisi lain,desakan dari Masyarakat sipil terus mengalir deras,menuntut Transparansi penegakan Hukum agar penyelidikan tidak berhenti pada para pekerja tingkat bawah(Kroco).Publik berharap kolaborasi intensif antara Tim Khusus Polda Metro Jaya dan Polisi Militer,dapat melacak aktor Intelektual utama yang mendanai Operasional Markas digital di dalam Kompleks Tentara tersebut.
Penuntasan kasus ini secara radikal dinilai sangat krusial oleh para pengamat pertahanan,guna memulihkan marwah institusi pertahanan Negara serta memastikan fasilitas Dinas Militer steril dari cengkraman bisnis Haram Judi Online.
Red (Athan)






