Beranda / PERISTIWA / Arogan Sang Ajudan Gubernur Kaltim Saat Demo Aksi Mahasiswa,Ternyata Seorang Anggota Polisi Aktif.

Arogan Sang Ajudan Gubernur Kaltim Saat Demo Aksi Mahasiswa,Ternyata Seorang Anggota Polisi Aktif.

KALTIM-INFONEWS TERKINI.

Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menjadi bahan Sorotan Publik setelah diduga bersikap Arogan Terhadap Demonstran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)Samarinda,Senin (19/10/2026).Salah satu Ajudan diduga menyenggol badan Demonstran saat Rudy berjalan menuju Masjid menjelang waktu Magrib.

Insiden tersebut terjadi setelah Massa GMNI Samarinda menggelar aksi Demostrasi sejak pukul 14:00 Wita.Dalam aksi itu,mereka menyuarakan tuntutan Evaluasi terhadap Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sejumlah Demonstran terlihat memprotes Rudy Mas’ud Karena tidak menemui mereka.Ketika Mas’ud berjalan bersama para Ajudannya menuju Masjid,Salah satu Ajudan terlihat dengan sengaja menyenggol seorang Demonstran.Kejadian tersebut memicu ketegangan di lokasi.Sejumlah Demostran tampak tidak terima dengan perlakuan tersebut,sementara dugaan sikap Arogan Ajudan Gubernur itu menjadi Sorotan Tajam Publik.

Terkait Insiden atas Ajudannya,Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud akhirnya angkat bicara,dan menyampaikan Permohonanan maaf terbuka atas insiden Ajudannya yang di duga menghalangi Demonstran dan Jurnalis.Klarifikasi disampaikan langsung di lokasi kejadian,Kantor Gubernur Kaltim,Rabu (23/10/2026).

Ia berjanji akan menjaga Kemitraan dengan Insan Pers,bahkan membuka Ruang Dialog rutin,”Ngopi bareng Wartawan,sebulan sekali”,ujarnya.

Polda Kaltim mendapat laporan tersebut langsung menindak lanjuti dugaan intimidasi terhadap Mahasiswa GMNI Samarinda yang melibatkan Seorang Anggota Brimob berinisial ART sekaligus sebagai Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Kabid Humas Polda Kaltim,Kombes Pol Tedy Sopandi,mengtakan pihaknya berkoordinasi dengan Kesatuan ART dan Propam untuk Melakukan pemeriksaan.Sanksi belum ditentukan.Salah satu kemungkinan ialah ART ditarik kembali ke Satuan asalnya.

Hingga berita ini diterbitkan,belum ada keterangan dan Informasi lanjut dari Mapolda Kaltim terkait Sanksi Ajudan Gubernur Kaltim Yang sebagai Anggota Brimob.

Red (Ag).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *