BOGOR-INFONEWS TERKINI.
Polemik jalan Swadaya Warga Desa Gandoang RT 01 RW 09,Dusun 2 Desa Gandoang,Sampai hari ini belum menemukan titik terang untuk bermediasi dengan Pihak Pengembang Proyek Kavling.
Obay Cucu dari Ahli waris Menyebutkan,dirinya dan pihak keluarga berserta warga sekitar akan terus menutup atau memberikan Portal dijalan tersebut,sebelum adanya kejelasan dan Mediasi antara Pihak ahli waris,warga dan pengembang Proyek.
“Saya dan keluarga ahli waris sudah sangat memberikan batas toleransi kepada pihak pengembang Proyek,yang seharus nya pada tanggal 26 Oktober 2026 kemarin pihak pengembang semestinya sudah datang menemui kami.Namun,sampai hari ini tanggal 28 Oktober 2026,pihak pengembang Datang namun tidak memberikan Keputusan kepada kami”,ungkap Obay saat ditemui dirumahnya (28/10/2026).
Masih menurutnya,kami pihak keluarga ahli waris dan warga sekitar sudah berusaha berkomunikasi dengan Pihak Desa Gandoang untuk dapat membantu Memediasikan antara pihak Ahli waris,Warga dan Pengembang.Namun,sampai detik ini pun tidak ada pihak Ataupun Staf Desa Gandoang yang datang ketempat kami untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Jalan selebar 2 meter dengn panjang kurang lebih 700 meter,menurut ahli waris itu adalah tanah sepeninggalan dari kakek nya untuk kepentingan warga sekitar.
Dan jalan tersebut bukan lah jalan Milik Desa,melainkan masih milik kami para ahli waris dari Nemin Bin Nelan Bin Iran,tegas Obay.
Untuk itu kami dari pihak Ahli waris dan warga sekitar,meminta kepada Kecamatan Cileungsi dan Desa Gandoang untuk dapat menyelesaikan polemik jalan tersebut terhadap pihak pengembang Proyek Kavling.
Jika Masalah tersebut tidak bisa diselesaikan,maka kami pihak Ahli waris beserta warga sekitar akan tetap memasang Portal tersebut,ucapnya.
Sampai Berita ini diterbitkan kembali,belum ada keterangan dan informasi lebih lanjut dari Pihak Desa Gandoang,Kecamatan Cileungsi terkait Polemik jalan ahli waris yang dipakai untuk Akses kendaraan pengembangan Proyek Kavling.
Red (Athan).





