Beranda / Uncategorized / Lagi…Jurnalis TV One Dianiaya Dan Diintimidasi Di Mapolres Baubau Saat Rekam Botol Miras,Polda Sultra Periksa Tiga Oknum Polisi.

Lagi…Jurnalis TV One Dianiaya Dan Diintimidasi Di Mapolres Baubau Saat Rekam Botol Miras,Polda Sultra Periksa Tiga Oknum Polisi.

BAUBAU-INFONEWS TERKINI

Kasus Dugaan intimidasi dan kekerasan terhadap Jurnalis kembali menjadi sorotan.Kali ini,seorang kontributor Tv one bernama( Jamil )mengaku,mengalami tindakan fisik,pengambilan paksa telepon seluler,hingga dugaan penyekapan saat menjalankan tugas Jurnalistik di kantor Satnarkoba Polres Baubau,Sulawesi Tenggara.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu malam,(7/10/2026),sekitar pukul 23:30 Wita.Jamil datang ke Mapolres Baubau untuk melakukan konfirmasi terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana Narkoba.

Namun,situasi yang semestinya menjadi bagian dari kegiatan Jurnalistik itu disebut berujung ketegangan setelah Jamil mengaku melihat botol Minuman Keras (Miras)diatas meja dalam ruangan Satnarkoba.Ketika mencoba mendokumentasikan keberadaan botol tersebut menggunakan telepon seluler nya,Jamil mengaku mendapatkan Bentakan dan tekanan dari seorang Anggota Polisi berinisial BLK.

Kasus ini mendapatkan perhatian serius Organisasi Pers.Polda Sulawesi Tenggara juga menyatakan telah menurunkan Tim untuk mendalami kejadian tersebut dan akan membawa tiga Anggota Polisi yang diduga terlibat ke Polda Sultra untuk pemeriksaan lebih lanjut,(9/10/2026).

Berdasarkan Keterangan Jamil yang dimuat di sejumlah Media Online,Insiden bermula ketika dirinya berusaha menghubungi Kasat Narkoba Polres Baubau melalui pesan singkat untuk meminta konfirmasi mengenai penangkapan dalam perkara Narkoba.Karena tidak direspon,Jamil kemudian mendatangi Kantor Satnarkoba untuk mencari Pejabat yang hendak dikonfirmas.

Di dalam ruangan,ia mengaku melihat tiga Anggota Polisi bersama dua Perempuan.Diatas meja terdapat sebotol minuman keras yang kemudian menjadi objek dokumentasi Jamil .

Jamil mengatakan dirinya sempat menegur salah seorang perempuan yang disebut sedang menuangkan minuman keras tersebut.

“Saya tegur wanita yang menuangkan Miras ,agar tidak minum di dalam kantor.Wanita itu menjawab “Kenapakah banyaknya urusanmu”hingga terjadi perdebatan”,ujar Jamil.

Namun,rekaman itu disebut memicu reaksi dari seorang Anggota Polisi berinisial BLK.Jamil mengaku dibentak dan diminta menghapus video yang telah dibuatnya.Ketegangan tersebut semakin meningkat ketika Jamil tetap berusaha merekam situasi yang menurutnya membuat dirinya merasa terancam.

Berdasarkan pengakuannya,BLK kemudian mendekap dan menekan tubuhnya hingga terjatuh ke lantai.Ia juga mengaku tubuhnya ditindih ketika anggota tersebut berusaha mengambil telepon selulernya.

Akibat kejadian tersebut,Jamil menyebut lutut kirinya mengalami luka.Persoalan tidak berhenti disitu saja ,Jamil juga mengaku ditarik secara paksa kedalam sebuah ruangan tertutup.Karena merasa terdesak,ia kemudian memukul kaca jendela untuk meminta pertolongan dari Rekan-rekan nya yang berada di luar gedung.

Beberapa saat kemudian,menurut keterangannya ,ia akhirnya dapat keluar dari ruangan tersebut.Rangkaian peristiwa ini masih harus diperiksa pihak berwenang .Keterangan mengenai tindakan fisik,pengambilan ponsel,dan penghapusan rekaman sejauh ini merujuk pada pengakuan Jamil serta pemberitaan Media Online ,hingga perlu di verifikasi melalui pemeriksaan saksi dan bukti yang tersedia .

Setelah kejadian tersebut,Jamil menjalani pemeriksaan Medis di RSUD Baubau.Ia disebut didampingi penyidik Satreskrim Polres Baubau untuk menjalani Visum.

Red (Athan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *